Dulu Buah Tradisional, Kini Goji Berry Ningxia Jadi Tren Superfood Global

GLOBAL, Lifestyle54 Dilihat

ZHONGWEI, SINKAP.info – Buah goji asal Ningxia, China, terus memperkuat posisinya di pasar internasional setelah berhasil bertransformasi dari produk pertanian tradisional menjadi komoditas bernilai tinggi yang diminati konsumen global. Transformasi tersebut menjadi sorotan dalam pembukaan Goji Berry Industry Expo ke-9 yang digelar di Zhongning County, Daerah Otonom Ningxia Hui, China, pada 14 Juni 2026.

Zhongning dikenal sebagai pusat produksi utama goji berry Ningxia yang memiliki kualitas unggul. Wilayah yang terletak di dataran aluvial Sungai Kuning di kaki Pegunungan Helan itu mendapat lebih dari 3.000 jam sinar matahari setiap tahun serta memiliki tanah kaya mineral yang dinilai ideal untuk budidaya goji berry.

Ketua Ningxia Wolfberry Goji Industry Co., Ltd., Pan Tai’an, mengatakan seluruh buah goji dipanen secara manual untuk menjaga kualitas hasil panen.

“Setiap buah goji dipetik dengan tangan. Tanaman goji berbunga dan berbuah secara bersamaan sehingga proses panen harus dilakukan secara manual,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa para petani di Ningxia mengandalkan pupuk organik tanpa menggunakan pupuk kimia maupun pestisida guna menjaga kualitas alami buah yang dihasilkan.

Selama berabad-abad, goji berry Ningxia dikenal sebagai tanaman obat sekaligus bahan pangan dalam tradisi masyarakat China. Bahkan, varietas tersebut menjadi satu-satunya goji berry yang tercantum dalam Farmakope Republik Rakyat China untuk penggunaan medis.

MENARIK DIBACA:  Hong Kong Tegaskan Posisi Strategis pada Pertemuan Tahunan WEF di Davos

Kini, buah berwarna merah tersebut mengalami lonjakan popularitas di pasar global. Kandungan vitamin C, antioksidan, serta manfaat kesehatan yang dikaitkan dengan anti-penuaan membuat goji berry Ningxia semakin dikenal sebagai “superfood” di berbagai negara.

Menurut Pan, meningkatnya minat pasar internasional mendorong pelaku industri untuk mengembangkan produk bernilai tambah melalui teknologi pengolahan modern.

Salah satu terobosan penting dilakukan melalui pengembangan teknologi pengawetan puree goji pada suhu ruang. Teknologi yang dikembangkan selama enam tahun itu memungkinkan nutrisi utama seperti polisakarida goji, betaine, dan zeaxanthin tetap terjaga setelah proses pengolahan.

Berkat inovasi tersebut, perusahaan telah memproduksi lebih dari 100 ribu ton puree goji dengan total nilai penjualan melampaui 2 miliar yuan atau sekitar 293 juta dolar AS.

Data Pusat Pengembangan Industri Goji di bawah Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Ningxia menunjukkan jaringan pemasaran goji berry Ningxia kini telah menjangkau lebih dari 50 negara dan wilayah di Asia Tenggara, Eropa, serta Amerika.

Sepanjang 2025, produksi goji berry segar di Ningxia mencapai 200 ribu ton dengan nilai industri secara keseluruhan menembus 21,3 miliar yuan.

Selain fokus pada inovasi teknologi, pelaku industri juga mulai mengembangkan strategi pemasaran yang menyasar generasi muda. Salah satu perusahaan yang sukses menggarap segmen tersebut adalah Ningxia Qilixiang Goji Co., Ltd.

MENARIK DIBACA:  Huawei Gelar Forum IP Keenam, Dorong Inovasi Terbuka dan Penghargaan Teknologi

Perusahaan yang didirikan tiga mahasiswa pada 2009 dengan modal awal hanya 700 yuan itu kini berkembang menjadi salah satu merek terkemuka dengan penjualan tahunan melebihi 1 miliar yuan.

Berbagai produk inovatif seperti puree goji, minyak biji goji, minuman sari goji, hingga kombinasi goji dengan ginseng dan kurma merah dikembangkan untuk memperluas pasar sekaligus mengubah citra goji berry dari sekadar tanaman herbal tradisional menjadi bagian dari gaya hidup modern.

Popularitas goji berry Ningxia juga didukung penerapan standar mutu yang ketat. Sejumlah perusahaan telah mengantongi sertifikasi organik dari Amerika Utara, Uni Eropa, dan Jepang selama lebih dari dua dekade, sehingga mempermudah akses ke pasar internasional.

Saat ini, industri goji berry Ningxia tidak hanya bertumpu pada sektor produksi dan perdagangan. Berbagai fasilitas wisata seperti galeri seni, museum sejarah goji, hingga pusat pengalaman budaya turut dikembangkan sebagai bagian dari strategi integrasi antara pertanian, pariwisata, dan budaya.

Transformasi goji berry Ningxia dinilai menjadi contoh keberhasilan modernisasi pertanian China. Dari komoditas lokal yang sebelumnya kurang dikenal, goji berry kini berkembang menjadi produk kesehatan global yang didukung inovasi teknologi, kreativitas pemasaran, dan penguatan identitas budaya.