CBS–Experian Teken MoU Kredit Lintas Negara, Skor Finansial Bikin Geger

GLOBAL232 Dilihat

SINGAPURA, SINKAP.infoCredit Bureau Singapore (CBS) dan Experian Malaysia resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan layanan pelaporan kredit lintas negara antara Singapura dan Malaysia.

Kerja sama ini bertujuan membangun sistem dua arah yang memungkinkan pertukaran data kredit berbasis persetujuan (consented credit reporting) bagi individu yang memiliki aktivitas keuangan di kedua negara.

MoU tersebut menjadi kerangka awal kolaborasi untuk memperkuat inklusi keuangan, meningkatkan akurasi penilaian risiko kredit, serta mendukung integrasi ekonomi digital antara Singapura dan Malaysia.

Singapura dan Malaysia selama ini dikenal memiliki hubungan ekonomi yang sangat erat di kawasan ASEAN, dengan nilai perdagangan bilateral yang mencapai lebih dari SGD 100 miliar per tahun. Integrasi tersebut turut diperkuat oleh arus tenaga kerja, pendidikan, serta perkembangan pesat layanan keuangan digital.

Kolaborasi Credit Bureau Singapore dan Experian Malaysia juga dinilai sejalan dengan pengembangan Johor-Singapore Special Economic Zone (JS-SEZ) yang mendorong pertumbuhan sektor digital, fintech, dan layanan berbasis data.

MENARIK DIBACA:  Vietnam Siap Saingi Singapura Melalui Kompleks Pameran Terbesar Asia Vietnam Exposition Center

Dalam kerangka kerja sama ini, kedua lembaga akan mengembangkan mekanisme pertukaran data kredit yang aman, termasuk pengaturan peran “Source Bureau” dan “Processing Bureau” dalam pengelolaan data lintas negara.

Sistem ini juga mencakup standar perlindungan data pribadi, mekanisme persetujuan konsumen, serta kepatuhan terhadap regulasi di masing-masing negara.

Executive Director Credit Bureau Singapore, William Lim, mengatakan bahwa sistem kredit perlu beradaptasi dengan mobilitas individu dan pelaku usaha yang semakin lintas batas antara Singapura dan Malaysia.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting untuk menghadirkan akses kredit yang lebih mudah, transparan, dan bertanggung jawab bagi konsumen.

Sementara itu, CEO Experian Malaysia, Dawn Lai, menyebut kolaborasi data yang tepercaya menjadi kunci penguatan ekosistem keuangan digital di kawasan.

MENARIK DIBACA:  SKYWORTH Solar Resmi Ekspansi Thailand, Bidik Proyek Energi Bersih Skala Besar

Menurutnya, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan sekaligus memperkuat transparansi risiko di sektor pembiayaan.

Dari sisi industri, Chairman CBS, Vincent Yap, menilai akses data kredit lintas negara akan membantu lembaga keuangan dalam melakukan penilaian risiko yang lebih akurat serta mengurangi potensi fraud lintas batas.

Bagi konsumen, sistem ini diharapkan mempermudah akses terhadap produk keuangan, terutama bagi pekerja digital, pelaku usaha, dan profesional yang memiliki aktivitas ekonomi di kedua negara.

Dengan adanya sistem ini, individu tidak lagi diperlakukan sebagai peminjam baru saat berpindah negara, karena riwayat kredit mereka dapat diverifikasi secara lintas yurisdiksi.

Kerja sama ini menjadi langkah awal menuju integrasi sistem kredit digital yang lebih aman, inklusif, dan terhubung di kawasan ASEAN, seiring meningkatnya ekonomi digital di Singapura dan Malaysia.