HONG KONG, SINKAP.info — Cyberport resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan National Science and Technology Development Agency (NSTDA) melalui Thailand Science Park (TSP), Selasa (28/4/2026). Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi inovasi dan teknologi (I&T) antara Hong Kong dan Thailand, sekaligus memperluas dampaknya ke pasar ASEAN.
Penandatanganan MoU tersebut disaksikan Ketua Cyberport, Simon Chan, serta Wakil Presiden Eksekutif NSTDA sekaligus Direktur TSP, Chularat Tanprasert. Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Chief Public Mission Officer Cyberport, Eric Chan, dan Presiden NSTDA, Sukit Limpijumnong.
Kemitraan ini menjadi tonggak penting sejak kolaborasi awal kedua pihak pada 2024. Fokus utama kerja sama adalah membangun kerangka kolaboratif untuk mendukung pertumbuhan startup, termasuk membuka akses pasar timbal balik antara Hong Kong dan Thailand melalui dukungan ekosistem, program “soft landing”, serta kolaborasi lintas negara.
Selain itu, kedua pihak juga akan mendorong pertukaran pengetahuan, keterlibatan industri, serta pengembangan inisiatif bersama di sektor teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI), solusi kota pintar, dan teknologi digital lainnya.
Ketua Cyberport, Simon Chan, menyatakan bahwa kerja sama ini akan memperkuat jaringan aliansi ASEAN yang terus berkembang, sekaligus membuka peluang bagi perusahaan Hong Kong dan Tiongkok daratan untuk memperluas pasar di kawasan tersebut.
“Kolaborasi ini akan menjadi pintu gerbang bagi inovator Asia untuk berkembang di pasar global, sekaligus menarik wirausahawan dari berbagai negara,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden NSTDA, Sukit Limpijumnong, menegaskan bahwa kerja sama ini dirancang untuk menyediakan mekanisme konkret bagi startup dalam memperluas ekspansi internasional, termasuk akses pasar, kemitraan industri, hingga implementasi proyek percontohan.
Ia juga menyoroti keberhasilan startup teknologi Thailand, Nano Coating Tech, yang berhasil masuk ke program inkubasi Cyberport dan memperoleh dukungan pendanaan serta pengembangan bisnis.
Dalam implementasinya, MoU ini mencakup berbagai inisiatif strategis, seperti dukungan ekspansi startup ke pasar masing-masing, fasilitasi koneksi dengan mitra industri dan lembaga riset, partisipasi dalam program inkubasi dan kegiatan ekosistem, hingga penyelenggaraan forum, seminar, dan kegiatan jejaring.
Selain itu, kedua pihak akan mendorong pelaksanaan proyek percontohan (proof-of-concept) untuk mempercepat adopsi teknologi di sektor industri.
NSTDA melalui TSP juga akan memperkuat kolaborasi ini melalui program “TSP Scale X Landing Programme”, yang bertujuan mempercepat ekspansi startup internasional ke pasar Thailand dengan dukungan jaringan industri dan infrastruktur riset.
Sebagai pusat teknologi digital Hong Kong, Cyberport terus memperluas kemitraan global untuk mendorong pertumbuhan lintas wilayah dan memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat inovasi dan teknologi internasional. Hingga kini, Cyberport telah menjalin kerja sama strategis dengan berbagai mitra di ASEAN, Timur Tengah, Asia Timur, hingga Amerika Utara.







