Startup Hong Kong Sabet Juara Dunia Lewat Cincin Pintar AI Pendeteksi Hipertensi

GLOBAL79 Dilihat

HONG KONG, SINKAP.info – Inovasi teknologi kesehatan asal Hong Kong kembali mencuri perhatian dunia. United Sensing & MediTech, sebuah startup lokal, berhasil menyabet juara ketiga dalam ajang bergengsi MedTech Innovation World Cup (IWC) 2026 melalui penemuan cincin pintar berbasis AI untuk manajemen hipertensi.

Keberhasilan ini diumumkan pada penutupan Wearable Technologies (WT) Conference 2026 yang berlangsung di Hong Kong Science Park, 4–5 Maret 2026. Perhelatan ini menandai kembalinya konferensi WT ke Hong Kong setelah satu dekade, sekaligus menjadi debut perdana kompetisi Innovation World Cup di kota tersebut.

Cincin Pintar Lawan “Silent Killer”

Inovasi dari United Sensing & MediTech dinilai menjadi terobosan penting bagi penderita kardiovaskular kronis. Cincin pintar ini mampu memantau tekanan darah secara berkelanjutan dan memberikan analisis personal melalui kecerdasan buatan (AI).

MENARIK DIBACA:  Program MBA CEIBS Menduduki Peringkat #1 di Asia untuk Tahun Kesembilan Berturut-turut

Di Hong Kong sendiri, sepertiga populasi orang dewasa menderita hipertensi. Alat ini hadir sebagai alternatif yang efisien untuk melacak indikator kesehatan dan memberikan peringatan dini jika kondisi pengguna memburuk, tanpa perlu alat pemantau konvensional yang merepotkan.

Persaingan Global di Panggung I&T

Kompetisi tahun ini diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari seluruh dunia, yang kemudian dikerucutkan menjadi 32 inovator global di babak final. Dari jumlah tersebut, delapan perusahaan berasal dari sektor teknologi kesehatan Hong Kong.

Peringkat pertama diraih oleh FluoretiQ dari Inggris dengan solusi diagnosis bakteri cepat ‘Veri-5’. Sementara peringkat kedua diraih oleh Light House dari Swiss melalui kacamata pintar ‘TAMI’ untuk penyandang tunanetra, yang juga memenangkan kategori Audience’s Favourite.

MENARIK DIBACA:  Hong Kong Techathon+ Rayakan Satu Dekade, Perkuat Kolaborasi Inovasi Global Kampus

Dukungan Penuh bagi Ekosistem Lokal

Sekretaris Inovasi, Teknologi, dan Industri Hong Kong, Prof. Dong Sun, menyatakan bahwa keberhasilan ini membuktikan efektivitas inisiatif pemerintah seperti klaster InnoHK dan skema RAISe+.

“Selain kemajuan teknologi, kami juga menyaksikan ketertarikan besar dari talenta global dan modal internasional yang datang ke Hong Kong,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, CEO HKSTP Terry Wong menegaskan peran vital Hong Kong sebagai penghubung antara penelitian akademis, investasi, dan komersialisasi produk.

Sebagai pemenang, startup Hong Kong ini berpeluang mendapatkan jalur cepat masuk ke HKSTP Soft Landing Programme, yang mencakup pendanaan tunai hingga HK$100.000 (sekitar Rp200 juta) serta akses ke jaringan luas untuk mempercepat ekspansi pasar global.