HONG KONG, SINKAP.info – Perusahaan teknologi kecerdasan buatan (AI) Phancy Group meraih pengakuan sebagai penyedia platform orkestrasi infrastruktur AI terdepan setelah solusi Rise vGPU miliknya dinobatkan sebagai Tier 1 Leading Platform dalam laporan 2026 AI Infrastructure Orchestration Platform White Paper yang diterbitkan oleh Frost & Sullivan.
Selain itu, platform manajemen model AI milik perusahaan, ModelHub, juga memperoleh nilai keseluruhan tertinggi dalam evaluasi platform manajemen model tingkat perusahaan.
Pengakuan tersebut memperkuat posisi Phancy sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan infrastruktur AI berbasis komputasi heterogen, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap pengelolaan sumber daya komputasi yang lebih efisien.
Dalam laporan tersebut, Frost & Sullivan menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi industri AI di China, termasuk keberagaman jenis chip, tumpukan perangkat lunak yang terfragmentasi, rendahnya tingkat utilisasi GPU, serta meningkatnya kompleksitas adaptasi model AI.
Kondisi tersebut dinilai menjadi hambatan utama bagi perusahaan yang ingin mengembangkan dan mengoperasikan model AI dalam skala besar.
Menurut laporan itu, daya saing infrastruktur AI kini tidak lagi hanya ditentukan oleh performa satu chip, melainkan kemampuan mengoordinasikan berbagai sumber daya komputasi dalam satu sistem terpadu.
Menjawab tantangan tersebut, Phancy menghadirkan Rise vGPU yang memungkinkan pengelolaan berbagai jenis GPU dan NPU dari lebih dari 10 vendor berbeda dalam satu platform terintegrasi.
Teknologi tersebut memungkinkan pembagian sumber daya komputasi secara lebih rinci, meningkatkan tingkat pemanfaatan GPU dari rata-rata industri di bawah 30 persen menjadi antara 70 hingga 90 persen.
Selain itu, Rise vGPU dilengkapi sistem penjadwalan cerdas yang mampu mengalokasikan sumber daya berdasarkan prioritas, topologi jaringan, beban kerja, serta kebutuhan operasional secara real time.
Frost & Sullivan menilai kemampuan tersebut memenuhi seluruh kriteria platform AI tingkat tertinggi, yaitu dukungan komputasi heterogen, kontrol sumber daya yang detail, dan kesiapan operasional untuk lingkungan produksi.
Di sisi lain, ModelHub yang dikembangkan Phancy juga mendapat apresiasi berkat kemampuannya dalam mengelola siklus hidup model AI secara menyeluruh, mulai dari integrasi model, optimasi penerapan, layanan inferensi, hingga tata kelola versi model.
Platform tersebut dinilai unggul dalam kompatibilitas model dan chip, stabilitas kinerja, serta koordinasi antara model AI dan sumber daya komputasi.
Pendiri sekaligus CEO Phancy Group, Dr. Dai Wenyuan, mengatakan pengakuan dari Frost & Sullivan menjadi validasi penting terhadap strategi teknologi yang selama ini dikembangkan perusahaan.
“Pengakuan terhadap Rise vGPU sebagai Tier 1 Leading Platform dan pencapaian ModelHub sebagai platform dengan nilai tertinggi menunjukkan kekuatan teknologi yang kami bangun. Kami percaya masa depan industri AI akan ditentukan oleh efisiensi orkestrasi komputasi dalam skala besar,” ujar Dai Wenyuan.
Ia menambahkan bahwa perusahaan akan terus fokus mengembangkan teknologi penjadwalan komputasi heterogen dan ekosistem model AI guna mendukung transformasi industri dari sekadar akumulasi daya komputasi menuju era orkestrasi komputasi yang lebih cerdas dan efisien.
Phancy Group merupakan perusahaan penyedia layanan komputasi awan berbasis AI yang menawarkan berbagai solusi untuk mendukung era AI 2.0, termasuk Rise vGPU, ModelHub, dan SageAIOS.
Melalui teknologi tersebut, perusahaan menyediakan layanan mulai dari pengelolaan sumber daya komputasi, optimasi infrastruktur AI, hingga pengembangan model agen cerdas yang mendukung transformasi digital di berbagai sektor industri.
Dengan visi “AI for Everyone”, Phancy menargetkan diri menjadi salah satu pemimpin global dalam pengembangan Artificial General Intelligence (AGI) atau kecerdasan buatan umum di masa depan.







