Lepas 102 Siswa RA, Pemkab Meranti Tegaskan Dukungan Pendidikan Anak

MERANTI, SINKAP.info – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelepasan Siswa-Siswi Raudhatul Athfal (RA) se-Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Kantor Camat Rangsang Barat, Rabu (17/6/2026).

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar RA atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Tengku Arifin menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kepribadian, kecerdasan, serta akhlak anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi yang sangat penting dalam membentuk karakter, kepribadian, kecerdasan, dan akhlak anak. Di Raudhatul Athfal, anak-anak tidak hanya diajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga dikenalkan dengan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, kejujuran, kasih sayang, serta kebiasaan beribadah sejak dini,” ujar Tengku Arifin.

Menurutnya, kegiatan pelepasan siswa bukan sekadar seremoni perpisahan bagi peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat RA, tetapi juga menjadi momentum untuk mensyukuri proses pembelajaran yang telah dilalui dengan penuh cinta, kesabaran, dan ketulusan.

MENARIK DIBACA:  Optimalisasi Penyelenggaraan SPBE, Pemkab Kepulauan Meranti Gelar Rapat Koordinasi

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik yang selama ini telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membimbing serta mendidik anak-anak.

“Semoga segala ikhtiar yang dilakukan para guru menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” katanya.

Tengku Arifin turut mengajak para orang tua dan wali murid untuk terus bersinergi dengan pihak sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan merupakan hasil kerja sama yang baik antara keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini, sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Kami berharap anak-anak yang dilepas hari ini dapat tumbuh menjadi generasi Qurani yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, dan mampu membanggakan orang tua, daerah, serta bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Amran, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan tahun ini diikuti sekitar 102 siswa dari 14 RA yang tersebar di Kecamatan Rangsang Barat dan Kecamatan Rangsang Pesisir.

MENARIK DIBACA:  Bupati Asmar Resmikan Rehabilitasi Pelabuhan Tanjung Samak

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, komite sekolah, yayasan, para guru hingga orang tua murid.

Di kesempatan yang sama, Camat Rangsang Barat, Jefri, mengimbau para orang tua agar terus memperhatikan pendidikan agama anak-anak setelah menyelesaikan pendidikan di RA. Ia mendorong agar anak-anak melanjutkan pendidikan keagamaan melalui Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) guna memperkuat akhlak dan pemahaman keislaman.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Misyanto, memberikan apresiasi kepada seluruh guru RA yang telah berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan usia dini.

Menurutnya, pendidikan di tingkat RA merupakan tahapan awal yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter anak, terutama dalam penanaman nilai-nilai akidah dan akhlak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti, Camat Rangsang Barat, Kapolsek Rangsang Barat, para kepala desa, pengawas RA, kepala sekolah, guru, komite, yayasan, orang tua wali murid, serta para siswa yang mengikuti prosesi pelepasan.