ATR/BPN Gelar Cek Kesehatan Gratis, Ratusan Pegawai Langsung Antusias Mendaftar

Kesehatan47 Dilihat

JAKARTA, SINKAP.info – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh pegawai. Kegiatan yang berlangsung pada 22 hingga 26 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini penyakit dan peningkatan kesadaran kesehatan di lingkungan kerja.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dipusatkan di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta. Selain pemeriksaan dasar, peserta juga mendapatkan layanan konsultasi kesehatan serta rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Salah seorang pegawai Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Arie Satya Dwipraja (36), menyambut positif program tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan tidak hanya memberikan informasi mengenai kondisi fisik, tetapi juga edukasi terkait pola hidup sehat.

“Cek kesehatan ini program yang positif bagi para pegawai. Selain pemeriksaan fisik dan tensi darah, kita juga bisa konsultasi, termasuk pola makan, pola hidup, dan aktivitas sehari-hari. Jadi dapat masukan untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi tubuh,” ujar Arie usai mengikuti pemeriksaan, Senin (22/6/2026).

MENARIK DIBACA:  Koalisi Gugat UU APBN 2026, Anggaran Pendidikan Disebut Dibajak Program Makan Bergizi Gratis

Berdasarkan data hari pertama pelaksanaan, sebanyak 805 pegawai telah mendaftarkan diri untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan. Kementerian ATR/BPN masih membuka kesempatan bagi pegawai lainnya yang ingin memanfaatkan layanan tersebut secara gratis.

Arie mengajak rekan-rekannya untuk memanfaatkan program yang telah disediakan. Ia mengaku lebih tenang setelah mengetahui hasil pemeriksaan kesehatannya dalam kondisi normal.

“Buat teman-teman yang lain silakan dimanfaatkan betul-betul. Habis cek dan alhamdulillah normal, saya jadi lebih percaya diri,” katanya.

Manfaat program ini juga dirasakan oleh Widya Nuryana (42). Setelah menjalani pemeriksaan, ia mendapatkan surat rujukan untuk menjalani pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) dan tes hematologi lengkap di Puskesmas Kebayoran Baru karena ditemukan kondisi yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.

“Terima kasih banget, ini benar-benar upaya preventif Kementerian ATR/BPN untuk menjaga pegawainya dari penyakit degeneratif sejak dini. Ayo teman-teman yang lain ikut, jangan sampai dilewatkan,” ujar Widya.

MENARIK DIBACA:  Manfaat Daun Talas dan Cara Mengolahnya Jadi Obat Kesehatan

Dokter dari Puskesmas Kebayoran Baru, dr. Nabilah Armalia Iffah, menjelaskan bahwa CKG merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Program ini bertujuan mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini berdasarkan kelompok usia sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius.

Menurut dr. Nabilah, pada hari pertama pelaksanaan ditemukan sejumlah pegawai yang memiliki risiko hipertensi, diabetes, hingga gangguan penglihatan sehingga perlu menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Harapannya dengan ada CKG, tidak ada lagi masyarakat yang baru mengetahui penyakitnya ketika sudah parah. Dengan deteksi dini, kondisi seperti prehipertensi atau pradiabetes dapat segera ditangani,” jelasnya.

Melalui program ini, Kementerian ATR/BPN berharap budaya hidup sehat di lingkungan kerja semakin meningkat sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit melalui deteksi dini. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas pegawai serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.