Desa Atlet ABG Sanya Jadi Magnet Budaya, Atlet Asia Bangun Persahabatan Erat

GLOBAL, Wisata42 Dilihat

SANYA, SINKAP.info – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Desa Atlet dalam perhelatan Asian Beach Gameske-6 yang berlangsung di Sanya, Provinsi Hainan, China, pada 22–30 April 2026.

Berlokasi di Mangrove Tree Resort World Sanya Bay, Desa Atlet menjelma menjadi pusat interaksi lintas budaya bagi sekitar 1.800 atlet dari 45 negara dan wilayah di Asia.

Beragam kuliner khas dari berbagai negara turut meramaikan suasana, mulai dari mi beras khas Hainan, udang kari India, hingga kimchi Korea Selatan. Melalui pengalaman mencicipi hidangan dan berbagi budaya kuliner, para atlet menjalin kedekatan di luar arena pertandingan.

Tak hanya kuliner, berbagai kegiatan budaya juga digelar dengan memadukan tradisi Tiongkok dan kearifan lokal Hainan. Aktivitas ini menjadi sarana mempererat hubungan antar atlet, sejalan dengan semangat ajang olahraga tersebut dalam membangun persahabatan.

MENARIK DIBACA:  TDCX Singapore Perkuat Komitmen Perlindungan Data dengan Sertifikasi Data Protection Trustmark

Di area koridor internasional Desa Atlet, para peserta tampak aktif berbagi cerita latihan, lagu tradisional, tarian, hingga kisah budaya dari negara masing-masing. Interaksi ini secara alami menghapus batas bahasa dan geografis, menjadikan Desa Atlet sebagai “rumah kedua” selama kompetisi berlangsung.

Seorang ofisial tim Thailand, Chaladol Boonsri, menyebut pertukaran budaya dan olahraga menjadi kunci dalam membangun persahabatan antarnegara.

“Melalui kegiatan ini, para atlet dapat saling memahami dan menjalin hubungan yang lebih dekat,” ujarnya.

Pengalaman budaya lokal Hainan juga menjadi daya tarik utama. Atlet dapat mengenal lebih dekat warisan budaya takbenda seperti tenun Li, ukiran kelapa, hingga kerajinan tembikar. Selain itu, klinik pengobatan tradisional Tiongkok juga diminati, dengan layanan seperti pijat Tuina dan terapi moksibusi.

Seorang atlet ju-jitsu asal Arab Saudi, Chmaissani Issa, mengaku terkesan dengan pengalaman tersebut.

MENARIK DIBACA:  Asian Financial Forum 2026 Berakhir Sukses, Hadirkan 4.000 Pemimpin Bisnis Global

“Saya sangat menikmati kesempatan merasakan budaya Tiongkok secara langsung,” katanya.

Selama ajang berlangsung, panitia juga menggelar delapan pertunjukan budaya tematik, termasuk “Quintessence of China” dan “Joyful Songs of the Sea,” yang mendapat sambutan antusias dari para atlet.

Pihak penyelenggara menyatakan telah menyiapkan layanan profesional untuk memenuhi kebutuhan atlet selama kompetisi, termasuk perhatian khusus seperti perayaan ulang tahun dan apresiasi bagi peraih medali.

Ajang Asian Beach Games ke-6 ini menjadi event olahraga internasional besar pertama di Hainan setelah penerapan kebijakan pelabuhan perdagangan bebas. Selain sebagai kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan keterbukaan dan keragaman budaya Hainan kepada dunia.

Seiring berlangsungnya pertandingan, kegiatan pertukaran budaya di Desa Atlet diharapkan terus memperkuat persahabatan antar generasi muda Asia serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.