Raker KONI Tebing Tinggi Fokus Pada Peminaan Atlit untuk PON

Tebing tinggi418 Dilihat

TEBING TINGGI, SINKAP.info – Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Tebing Tinggi melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2024 di Gedung Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (15/5) dengan tema meningkatkan pembinaan atlet menuju Pon XXI Sumut-Aceh.

Ketua Umum Koni Tebingtinggi, Anton mengatakan ada 31 atlet dan 3 pelatih Kota Tebingtinggi masuk pelakda PON di Sumut, nantinya diharapkan atlet KONI Kota Tebingtinggi bisa menorehkan prestasi di PON Sumut Aceh. Untuk lebih semangat, rencana KONI Kota Tebingtinggi akan memberikan tali asih kepada atlet dan pelatih yang masuk PON.

Dalam rapat kerja ini, KONI berharap kepada cabor yang tergabung dalam KONI agar semuanya aktif, karena saat ini kepengurusan aktif hanya 50 persen dan ini akan menjadi perhatian KONI Tebingtinggi dalam pembinaan atlet.

“Jika tidak mau mengurus pengcab, baik berikan sama orang lain, karena KONI Kota Tebingtinggi tidak bisa mengirim atlet mengikuti kejuaraan apabila tidak ada dari pencab Cabor. Diharapkan pengcab lebih perhatian kepada atletnya, mudah-mudahan kedepan bisa kita rubah untuk kemajuan olahraga di Kota Tebingtinggi,” harap Anton.

Lanjut Anton, selama memimpin KONI, dirinya tidak selalu berharap kepada dana hibah Pemko Tebingtinggi, dikarenakan anggaran KONI saat ini kecil, untuk tetap menjalankan pembinaan atau kegiatan KONI, dirinya mengaku mengandeng donatur seperti pada kegiatan Pekan Olahraga Kelurahan lalu.

“Diharapkan juga kepada pengcab cabor harus pandai mencari sponsor, karena jika semua hibah, KONI tidak mampu karena anggaran KONI defisit tahun 2024,” jelasnya.

Sementara, Ketua KONI Sumut melalui Wakil Ketua II Sakiruddin mengatakan bahwasanya Rapat Kerja merupakan amanahnya AD/RT yang dilaksanakan setiap setahun sekali, dimana KONI harus melaporkan seluruh pertanggung jawaban laporan keuangan kepada anggota agar tranparansi kepada seluruh anggota KONI.

Ditambahkan Sakiruddin, rapat kerja juga melakukan evaluasi cabang olahraga, setiap pengcab harus memiliki 20 orang pengurus sesuai dengan AD/RT KONI. Selanjutnya, kita membuat program kerja tahun berikutnya dan disahkan di rapat kerja.

“Disesuaikan keuangan dengan dana hibah untuk tahun berikutnya yaitu untuk program kerja 6 bulan ke depan dan tahun 2025, kemudian KONI akan mengajukan kepada Pemko Tebingtinggi, kita juga harus membuat program harus dengan data, sehingga terdata ada berapa atlit, berapa pengcab dan pelatih,” pinta Sakiruddin.

Ketua DPRD Kota Tebingtinggi Basyaruddin Nasution, memberikan apresiasi luar biasa kepada Ketua Koni Tebingtinggi mampu menciptakan atlet handal dan lolos mengikuti PON Aceh Sumut, ini merupakan suatu keberhasilan yang patut dibanggakan.

Pj Wali Kota Tebingtinggi melalui Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Tebingtinggi, Syahdama Yanto menjelaskan dalam dua tahun terakhir yaitu tahun 2023-2024, dana hibah yang gelontorkan Pemko Tebingtinggi kepada KONI Kota Tebingtinggi semangkin berkurang.

“Kami berharap mudah-mudahan tahun 2025 anggaran KONI bisa bertambah, karena prestasi yang kami catat semangkin meningkat yaitu prestasi atlet, kita juga bisa melihat kegiatan KONI bukan menggunakan dana hibah, KONI bisa lebih mencari dana donatur,” jelasnya.

Sedangkan untuk harapan Pemko Tebingtinggi saat ini adalah terobosan dimana Pengcab Olahraga yang ada di KONI untuk bisa mencari bapak angkat. Pemko Tebingtinggi tetap memberikan support penuh untuk KONI Tebingtinggi dalam PON ini.

Terkait mewisatakan olahraga di Kota Tebingtinggi, Disporapar akan membuat program pariwisata dengan olahraga, yang bertujuan bagaimana bisa mengundang orang lain untuk datang ke Kota Tebingtinggi.

Tampak hadir Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis didampingi pengurus KONI lainnya Misnan, Muhammad Syahril, Joni Ramadan dan Seluruh Pengcab Cabang Olah Raga Kota Tebing Tinggi.

SINKAP.info | Laporan: Saptha N Isa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *