Kasus Hepatitis Belum Terdeteksi di Tebing Tinggi, Warga Diminta Tetap Waspada

Tebing tinggi57 Dilihat

TEBING TINGGI, SINKAP.info – Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menggelar sosialisasi penyakit Hepatitis Akut pada anak dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di halaman Kantor Camat Rambutan, Selasa (17/05).

Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan penyakit hepatitis akut pada anak di Kota Tebing Tinggi belum terdeteksi. Meski demikian, harus tetap waspada dan diantisipasi dengan menjaga kebersihan lingkungan dan asupan gizi yang cukup bagi anak serta kesehatan.

“untuk penyakit Hepatitis B akut, virus ini tidak terdeteksi oleh mata. Apa yang harus kita lakukan adalah kewaspadaan, Apa lagi dikategorikan menyerang anak-anak sampai usia 17 tahun. Kepada kita semua, tolong menjaga kebersihan lingkungan kita dan menjaga kecukupan asupan gizi makanan anak-anak kita serta menerapkan protokol kesehatan,” ujar Wali Kota.

Terkait PMK pada hewan ternak, Wali Kota menjelaskan bahwa kebutuhan hewan ternak untuk Kota Tebing Tinggi cukup tinggi, sehingga dibutuhkan hewan ternak yang sehat dan layak untuk dikonsumsi.

Untuk itu, Wali Kota menyampaikan agar masyarakat yang memiliki hewan ternak agar selalu memperhatikan kesehatan dan kebersihan hewan ternak.

“Hewan yang terkena penyakit mulut dan kuku ini tidak layak untuk menjadi hewan kurban nantinya, Kita tahu Tebing Tinggi ini setiap tahunnya berkurban membutuhkan 600 ekor sapi, dan ini bukan jumlah yang sedikit. Bahkan, kita sampai mendatangkan dari daerah-daerah luar untuk itu,” ujar Umar.

Wali Kota juga mengimbau agar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melakukan penyuluhan-penyuluhan secara langsung kepada peternak.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Muhammad Iqbal, Sp.P. mengharapkan kepada masyarakat, khususnya orang tua untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat dan jangan panik jika anak mulai sakit tetapi agar segera membawa anak ke Puskemas atau Rumah Sakit terdekat.

“Jika anak mulai sakit dengan gejala awal seperti diare, mual, muntah, sakit perut dan disertai demam ringan, agar langsung membawa anak ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat dan Pada gejala awal tersebut, masyarakat tidak perlu panik, Segeralah bawa pasien ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat Jangan menunggu muncul gejala lanjutan seperti kulit dan mata menguning,” ucapnya.

Disela-sela kegiatan sosialisasi, mengingat akhir masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi pada 22 Mei 2022, maka kegiatan sosialisasi juga dibalut dengan silaturahmi Wali Kota Tebing Tinggi bersama peserta sosialisasi.

Wali Kota memohon pamit dan memohon maaf kepada masyarakat dan berpesan agar menjaga Kota Tebing Tinggi dengan sebaik – baiknya.

“Saya mohon pamit, karena akan mengakhiri jabatan pada 22 Mei nanti. Dan saya mohon maaf, Pesan saya kepada semua, setiap pemimpin pasti ada masa dan setiap masa pasti ada pemimpin, Jangan samakan pemimpin satu dengan yang lain, karena masalah yang dihadapi pasti berbeda, Mari kita jaga Kota Tebing Tinggi ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Wali Kota.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan ucapan terima kasih dan apresiasi oleh tokoh masyarakat atas kepemimpinan Wali Kota Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, M.M dan Wakil Wali Kota Ir. H. OKI Doni Siregar, M.M serta pemberian cinderamata dan bantuan disinfektan kepada Kepala Lingkungan yang ada di Kecamatan Rambutan, pemberian ulos untuk Wali Kota dan berfoto bersama.

SINKAP.info | Laporan: Saptha