MERANTI, Sinkap.info – Bertempat di Aula Kantor Dinas Sosial, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan koordinasi persiapan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai di Aula Kantor Dinsos P3APPKB, Senin (4/11/2019) pagi.

Rakor ini diprakarasi oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) membahas Persiapan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2019 dengan peserta Rakor dari Bulog Sub Divre Bengkalis, Bank Mandiri KCP Selatpanjang , Polres Kepulauan Meranti, Camat dan seluruh kepala desa Se Kab-Kepulauan Meranti

“Mengingat kondisi Kab. Kepulauan Meranti terdiri dari beberapa pulau-pulau, kelancaran distribusi bantuan pangan untuk tepat dan sampai ke agen warung merupakan prioritas, sehingga dilaksanakannya Rakor ini adalah sebagai upaya percepatan dan kualitas pelayanan lebih ditujukan untuk mendongkrak percepatan penanggulangan kemiskinan di Kepulauan Meranti. Ujar Agusyanto Selaku Kepala Dinas Sosial P3APPKB

BNPT (Bantuan Pangan Non Tunai) ini merupakan peralihan dari bantuan Beras Sejahtera (Rastra) yang diberikan kepada masyarakat miskin yang disebut sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berpendapatan rendah yang terdaftar dalam Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin (DT-PFM) yang dikelola Kementerian Sosial melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG). tutur Agusyanto

MENARIK DIBACA:  Yan Prana: Panen Raya Padi Desa Segomeng Sebagai Pusat Perekonomian Desa

Mantan Kepala Bagian Ekonomi itu juga menjelaskan keluarga Penerima Manfaat bantuan Rastra yang selama ini menerima bantuan beras 10 kg perbulan adalah kelompok masyarakat miskin yang termasuk dalam Desil I (PKH) dan Desil II (Non PKH). Bantuan Rastra dialihkan menjadi BPNT yang diberikan kepada KPM sejumlah Rp 110 ribu perbulan melalui rekening bank penyalur yang difasilitasi oleh Bank Mandiri.

“Untuk di Kepulauan Meranti itu seluruh penerima BNPT itu berjumlah 25.485 KPM, dimana nantinya mereka dibagikan kartu yang didalamnya sudah tersedia nominal Rp110 ribu untuk dibelanjakan ke e-warung yang telah ditunjuk. Nantinya mereka hanya bisa membelanjakan 2 jenis Sembako yakni 5 Kg beras dan 1 papan telor,” ungkapnya.

MENARIK DIBACA:  Artis Ibukota Firman Siagian Kagumi Wisata Mangrove Jembatan Pelangi

Asisten I Bidang Pemeritahan, Syamsudin SH, MH menyampaikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, rapat BNPT ini merupakan subsidi pangan dalam bentuk beras dan telur yang diperuntukkan bagi rumah tangga berpenghasilan rendah, program ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran Rumah Tangga Sasaran (RTS) melalui pemenuhan sebagai kebutuhan pangan pokok.

“Program ini bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat sekaligus upaya untuk mengentaskan kemiskinan dikampung kita ini, Terang Syamsudin

Dia berharap, dengan adanya rapat koordinasi BNPT ini, seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kerjasama berkelanjutan serta membangun komunikasi dalam upaya pendistribusian BPNT.

“Dengan adanya Rakor ini, saya berharap kepada camat, kepala Bulog dan pihak lainnya untuk meningkatkan kerjasama, agar distribusi BPNT ini tidak mengalami kendala,” pungkasnya*

Penulis: Maspro
Editor : DIY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here