JAKARTA, Sinkap.info – Bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting untuk membantu interaksi antar budaya atau pun antar negara. Universitas Al Azhar di Cairo, Mesir, ternyata meresmikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua di universitas tersebut.

Melansir dari keterangan Setkab, Senin (14/10), peresmian tersebut dilakukan oleh Fakultas Bahasa dan Terjemah Universitas Al-Azhar bekerja sama dengan KBRI Cairo, di Aula Fakultas Bahasa dan Terjemah Universitas Al-Azhar.

Asal tahu saja, yang hadir dalam seremoni peresmian Bahasa Indonesia tersebut adalah Duta Besar RI Cairo Helmy Fauzy, Atdikbud KBRI Cairo, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Bahasa dan Terjemah Universitas Al-Azhar, Rektor UGM (Prof. Dr. Panut Mulyono), Rektor UMS (Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si.) dan Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim (Dr. M. Isroqunnajah, M.A.).

MENARIK DIBACA:  Dubes Malaysia Temui Gubri, Ini  Kerja Sama yang Bakal Diikat

“Di antara tujuan utama pengajaran Bahasa Indonesia di Al-Azhar adalah bahwa bahasa Indonesia banyak digunakan oleh mayoritas bangsa Asia tenggara, dimana mayoritas penduduknya beragama Islam,” Ujar Duta Besar Helmy Fauzy dalam sambutan seremoni peresmian Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir.

Ulama pemikir Islam banyak muncul di sana. Sayangnya, karya-karya mereka belum banyak diketahui oleh para pemikir dunia Arab. Selain itu, negara-negara tersebut juga membutuhkan para ulama dan dai dari al-Azhar yang menguasai tradisi dan budaya setempat.

Saya juga mengucapkan terima aksih kepada Al-Azhar yang telah menerima Bahasa Indonesia sebagai Bahasa kedua di Fakultas Bahasa dan Terjemah Al-Azhar,” Tambah Helmi.

MENARIK DIBACA:  Kilas Balik Sejarah! Peran Penting Persaudaraan Umat Islam dari Berbagai Negara Dalam Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia

Rektor Universitas Al-Azhar juga menjelaskan bahwa pengajaran Bahasa Indonesia menjadi Bahasa kedua dinilai sebagai langkah awal dalam mempersiapkan pembukaan Progam Studi Indonesia di kampus Al-Azhar.

Selain itu, Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Prof. Dr. Yusuf Amir berharap pada masa persiapan ini dapat dipersiapkan kader calon dosen yang akan mengajar di prodi ini. (Rls)

Sumber: okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here