BPKP Soroti IPAL SPPG 3T Meranti, Wabup Muzamil Kejar Percepatan Program Gizi

MERANTI, SINKAP.info – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memperkuat koordinasi untuk mempercepat kesiapan Sarana Pendukung Program Gizi dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, saat menerima kunjungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau di Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jumat (14/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kesiapan infrastruktur dan kelengkapan sejumlah SPPG yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat di wilayah Kepulauan Meranti.

Tim BPKP Provinsi Riau dalam peninjauan tersebut turut didampingi Koordinator Wilayah (Korwil) serta pihak pengelola SPPG.

Berdasarkan peninjauan awal, secara umum fasilitas yang telah dibangun dinilai cukup memadai. Namun, masih terdapat sejumlah catatan yang perlu segera ditindaklanjuti sebelum SPPG dapat beroperasi secara optimal.

“Alhamdulillah sudah terbangun, tinggal sisa-sisanya saja untuk SPPG 3T. Mudah-mudahan secepatnya dapat diselesaikan,” ujar perwakilan BPKP Provinsi Riau.

BPKP Soroti IPAL dan Pembiayaan

BPKP menyampaikan hasil peninjauan masih akan didalami lebih lanjut. Beberapa hal yang menjadi perhatian berkaitan dengan kesiapan fasilitas serta kesesuaian komponen pembiayaan agar pelaksanaan SPPG berjalan sesuai ketentuan.

Salah satu poin yang disoroti adalah kesesuaian harga atau komponen pembiayaan SPPG dengan ketentuan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

MENARIK DIBACA:  Wabup Muzamil Pimpin Apel Operasi Ketupat, Pengamanan Idul Fitri Diperketat

Selain itu, BPKP menemukan adanya fasilitas SPPG yang belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Untuk beberapa harga SPPG harus sesuai dengan ketentuan BGN. Ada juga yang belum membuat IPAL, sehingga itu menjadi catatan dan diminta untuk segera dilengkapi,” jelasnya.

Catatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan fasilitas SPPG tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memenuhi ketentuan dan standar yang berlaku.

Pemkab Fokus Percepatan SPPG 3T

Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan SPPG, terutama yang berada di wilayah 3T.

Pemkab Meranti juga terus berkomunikasi dengan para mitra yang terlibat dalam persiapan SPPG. Selain memastikan kesiapan bangunan, pemerintah daerah turut memetakan kebutuhan infrastruktur serta kelengkapan fasilitas di dalam SPPG.

“Untuk perencanaan 3T, kami melakukan perlengkapan terhadap kebutuhan 3T tersebut. Kami juga sering didatangi para mitra. Kami mencoba menghitung kebutuhan infrastrukturnya dan mengecek kelengkapan yang ada di dalam SPPG,” kata Muzamil.

Menurutnya, wilayah 3T menjadi perhatian khusus karena masyarakat di kawasan tersebut memiliki kebutuhan besar terhadap akses program pemenuhan gizi.

Kondisi geografis Kepulauan Meranti yang terdiri dari wilayah kepulauan juga menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat.

MENARIK DIBACA:  Bupati Kepulauan Meranti Deklarasikan Aksi Damai, Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Karena itu, Muzamil menegaskan Pemkab Meranti akan terus mendorong penyelesaian berbagai kendala yang masih ditemukan, termasuk persoalan mekanisme pembayaran dan kelengkapan fasilitas SPPG.

“Kami juga meminta dukungan untuk persoalan perubahan pembayaran tersebut. Karena itu, untuk masalah 3T ini harus tetap dilaksanakan,” tegasnya.

Wilayah 3T Dinilai Paling Membutuhkan

Muzamil menilai keberadaan SPPG di wilayah 3T memiliki peran penting dalam memastikan program pemenuhan gizi dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, wilayah 3T justru menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapatkan perhatian lebih karena akses pelayanan dan kondisi geografis yang tidak sama dengan wilayah perkotaan.

“Sebetulnya yang paling membutuhkan itu di wilayah 3T. Kalau untuk wilayah kota masih banyak kendalanya. Yang sangat membutuhkan justru di wilayah 3T yang sampai sekarang belum terlaksana,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat memperkuat koordinasi dan memberikan dukungan terhadap percepatan penyelesaian SPPG 3T di Kepulauan Meranti.

Pemerintah daerah juga akan menindaklanjuti berbagai catatan hasil peninjauan BPKP, sehingga fasilitas yang masih membutuhkan penyempurnaan dapat segera dilengkapi.

“Kami akan terus melakukan koordinasi dan menindaklanjuti catatan yang disampaikan. Harapannya, SPPG 3T dapat segera selesai dan program pemenuhan gizi dapat terlaksana serta memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah 3T Kepulauan Meranti,” pungkas Muzamil.