Hong Kong Melesat Jadi Nomor Dua Dunia, Kalahkan Banyak Ekonomi Besar

Bisnis, GLOBAL54 Dilihat

HONG KONG, SINKAP.info – Hong Kong berhasil naik satu peringkat dan menempati posisi kedua sebagai ekonomi paling kompetitif di dunia berdasarkan World Competitiveness Ranking 2026 yang dirilis oleh lembaga riset internasional berbasis di Swiss, International Institute for Management Development (IMD), Kamis (18/6/2026).

Capaian tersebut menjadi peringkat tertinggi yang diraih Hong Kong sejak 2019 dan melanjutkan tren peningkatan selama tiga tahun berturut-turut.

Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) menyambut positif hasil laporan tersebut. Juru bicara pemerintah menyatakan bahwa laporan World Competitiveness Yearbook (WCY) 2026 kembali menegaskan posisi Hong Kong sebagai salah satu ekonomi paling kompetitif di dunia.

“Peningkatan peringkat ke posisi kedua menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan sejak 2024 dan 2025,” ujar juru bicara Pemerintah HKSAR.

Dalam laporannya, IMD menilai bahwa di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, keunggulan daya saing suatu wilayah sangat bergantung pada kredibilitas institusi, kepastian regulasi, kemampuan menepati komitmen, serta tingkat kepercayaan publik.

Hong Kong dinilai mampu mempertahankan kinerja yang kuat pada empat faktor utama yang menjadi indikator penilaian daya saing global. Pada kategori efisiensi pemerintahan (government efficiency), Hong Kong menempati posisi kedua dunia, sementara efisiensi bisnis (business efficiency) berada di peringkat ketiga.

MENARIK DIBACA:  Huawei dan Rumah Sakit Zhongshan Luncurkan Global Showcase untuk Kecerdasan Kesehatan

Adapun kategori infrastruktur berada di posisi kedelapan dan kinerja ekonomi (economic performance) berada di peringkat ke-11 secara global.

Pada sejumlah indikator lainnya, Hong Kong bahkan berhasil menempati posisi teratas dunia dalam kebijakan perpajakan (tax policy) dan regulasi bisnis (business legislation). Selain itu, Hong Kong berada di peringkat kedua untuk sektor keuangan, serta peringkat ketiga pada perdagangan internasional, investasi internasional, praktik manajemen, dan pendidikan.

Menurut pemerintah setempat, peringkat tinggi pada aspek efisiensi pemerintahan mencerminkan keberhasilan kebijakan ekonomi yang terbuka, stabil, dan ramah terhadap dunia usaha, serta tingginya kepercayaan komunitas internasional terhadap sistem hukum dan regulasi Hong Kong.

Sementara itu, capaian pada aspek efisiensi bisnis menunjukkan kuatnya ekosistem keuangan yang mendukung pertumbuhan industri serta penerapan standar bisnis yang sejalan dengan praktik terbaik internasional.

Di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang, Hong Kong juga dinilai semakin memperkuat posisinya sebagai pusat nilai (value hub) yang menawarkan stabilitas sekaligus peluang pertumbuhan ekonomi. Posisi tersebut didukung oleh keterhubungan yang erat dengan Tiongkok daratan maupun pasar global melalui prinsip One Country, Two Systems.

Selain itu, Hong Kong terus mencatatkan kinerja positif dalam berbagai pemeringkatan internasional di bidang ekonomi, keuangan, dan pengembangan talenta. Dana Moneter Internasional (IMF) dalam beberapa bulan terakhir juga memberikan penilaian positif terhadap prospek ekonomi Hong Kong, sementara sejumlah lembaga pemeringkat kredit internasional kembali mempertahankan peringkat kredit serta prospek stabil wilayah tersebut.

MENARIK DIBACA:  Alibaba Luncurkan Pengalaman AI Imersif Wonder on Ice di Olimpiade Milano Cortina

Pemerintah HKSAR saat ini tengah menyusun Rencana Lima Tahun pertama Hong Kong yang akan diselaraskan dengan Rencana Lima Tahun ke-15 nasional Tiongkok.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Hong Kong sebagai penghubung utama (super connector) dan pencipta nilai tambah (super value-adder) bagi investasi global, sekaligus memperluas peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Dengan dukungan pemerintah pusat Tiongkok, Hong Kong optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan berkualitas tinggi serta membuka peluang baru bagi investor dan perusahaan internasional di masa mendatang.