DHL Gandeng ASEAN-BAC, UMKM ASEAN Kini Berpeluang Tembus Pasar Global Lebih Mudah

Bisnis, GLOBAL50 Dilihat

MANILA, SINKAP.info – DHL Express bersama ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat fasilitasi perdagangan, meningkatkan ketahanan rantai pasok, serta memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan ASEAN.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Manila, Filipina, pada 2 Juni 2026.

Penandatanganan dilakukan oleh Anggota ASEAN-BAC George Barcelon dan Senior Vice President Commercial Asia Pacific DHL Express, Herbert Vongpusanachai.

Kerja sama ini difokuskan pada empat bidang utama, yakni memperkuat partisipasi UMKM termasuk bisnis yang dipimpin perempuan dalam perdagangan lintas negara, meningkatkan ketahanan rantai pasok dan adopsi logistik digital, mendorong praktik dekarbonisasi, serta menyelaraskan standar perdagangan digital dan rantai pasok melalui advokasi kebijakan.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi ASEAN untuk memperkuat konektivitas perdagangan regional dan global sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi kawasan.

Ketua ASEAN-BAC Jose Ma. Concepcion III mengatakan pertumbuhan ekonomi ASEAN harus memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan wirausaha kecil.

“Kekuatan ASEAN tidak hanya diukur dari keberhasilan segelintir pihak, tetapi dari seberapa banyak masyarakat yang dapat terlibat dalam pertumbuhan dan peluang ekonomi. Melalui kolaborasi regional yang lebih kuat dan kemitraan dengan DHL, kami ingin memastikan tidak ada pihak yang tertinggal, terutama UMKM,” ujarnya.

MENARIK DIBACA:  Hong Kong Ciptakan Peluang Bisnis dengan Vietnam

Sementara itu, Herbert Vongpusanachai menegaskan UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi ASEAN dan menjadi penentu perkembangan perdagangan kawasan di masa mendatang.

“ASEAN terus menjadi pilar penting pertumbuhan perdagangan global. UMKM merupakan jantung ekonomi kawasan, dan kemampuan mereka bersaing secara internasional akan menentukan fase perkembangan ASEAN berikutnya,” katanya.

Ia menambahkan, DHL selama ini terus mendukung perdagangan lintas negara melalui infrastruktur logistik, keahlian, dan jaringan global yang dimiliki perusahaan.

Dalam kerja sama tersebut, DHL akan menghadirkan program GoTrade yang dirancang untuk membantu UMKM memahami tantangan perdagangan internasional, mulai dari digitalisasi, pembiayaan, hingga logistik.

Program pelatihan GoTrade akan diterapkan di berbagai negara ASEAN guna membantu pelaku usaha memperluas akses pasar internasional dan meningkatkan daya saing global.

Berdasarkan laporan DHL Global Connectedness Report, Asia masih menjadi salah satu pusat utama perdagangan dunia. ASEAN sendiri memiliki kontribusi besar terhadap arus perdagangan global dengan nilai perdagangan barang mencapai 4,4 triliun dolar AS.

Karena itu, dukungan terhadap UMKM dinilai penting agar pelaku usaha di kawasan mampu berkembang dan bersaing di pasar internasional.

MENARIK DIBACA:  Bridge Data Centres Ganti Identitas, Perkuat Infrastruktur Hyperscale dan AI Asia Pasifik

Selain penguatan kapasitas UMKM, kolaborasi DHL dan ASEAN-BAC juga akan difokuskan pada penyusunan kajian terkait tantangan perdagangan ASEAN, promosi perdagangan digital, serta harmonisasi standar lintas negara untuk memperkuat posisi ASEAN dalam jaringan perdagangan global.

ASEAN-BAC Filipina selaku ketua tahun 2026 juga terus mendorong pengembangan program ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network yang sebelumnya diluncurkan pada 2017. Program tersebut akan diperluas menjadi platform digital guna memperkuat akses pasar, pendampingan bisnis, inovasi, serta peluang regional bagi UMKM ASEAN.

Sebagai bagian dari kolaborasi itu, DHL GoTrade Summit tingkat global juga akan digelar di Manila tahun ini dengan dukungan ASEAN-BAC dan Department of Trade and Industry Filipina.

Forum tersebut akan mempertemukan pakar, pelaku industri, dan pembuat kebijakan untuk membahas strategi memperkuat perdagangan lintas negara bagi UMKM di kawasan ASEAN.

DHL sendiri merupakan perusahaan logistik global yang beroperasi di lebih dari 220 negara dan wilayah dengan sekitar 389 ribu karyawan di seluruh dunia. Perusahaan tersebut menyediakan layanan logistik mulai dari pengiriman ekspres internasional, e-commerce, transportasi udara dan laut, hingga manajemen rantai pasok industri.