Heboh! Layanan Digital ATR/BPN Permudah Urusan Sertipikat Tanah Tanpa Ribet dan Antrean Panjang

NASIONAL55 Dilihat

KARAWANG, SINKAP.info – Transformasi layanan pertanahan berbasis digital yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Melalui aplikasi Sentuh Tanahku dan program PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan), urusan administrasi pertanahan kini dinilai lebih praktis, transparan, dan fleksibel.

Perubahan itu dirasakan Angelita (30), warga yang tengah mengurus dokumen pertanahan sekaligus mempersiapkan pembelian rumah. Ia mengaku pengalaman mengurus layanan pertanahan saat ini jauh berbeda dibanding persepsi masyarakat selama ini yang identik dengan birokrasi panjang dan melelahkan.

Saat mendatangi Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang pada Sabtu (31/5/2026), Angelita merasakan langsung kemudahan layanan melalui program PELATARAN yang tetap membuka pelayanan di akhir pekan.

“Kalau dulu dengar kata birokrasi rasanya sudah berat duluan. Tapi, di sini saya belajar dan merasakan langsung bahwa sekarang jauh lebih baik. Dengan Sentuh Tanahku kita bisa lihat prosesnya, dan layanan Sabtu seperti ini benar-benar membantu,” ujar Angelita.

MENARIK DIBACA:  Audiensi ke Kemenhub, Wabup Meranti Dorong Konektivitas Antarwilayah Jadi Prioritas Pembangunan

Ia menuturkan, awal mula mengenal aplikasi Sentuh Tanahku terjadi ketika ingin memastikan legalitas dokumen tanah sebelum membeli rumah. Menurutnya, langkah tersebut penting guna menghindari potensi sengketa maupun persoalan hukum di kemudian hari.

“Waktu mau beli rumah saya ingin tahu dulu apa saja yang harus dicek dari surat-suratnya supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Lalu, saya tahu BPN punya aplikasi Sentuh Tanahku, jadi langsung saya download dan verifikasinya juga cepat, hari itu juga selesai,” katanya.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah fitur layanan secara mandiri. Fitur Sertipikatku memungkinkan pengguna melakukan pengecekan sertipikat, sedangkan fitur Cari Bidang membantu melihat posisi bidang tanah dengan lebih akurat.

Digitalisasi layanan tersebut dinilai mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap proses manual serta memberikan akses informasi pertanahan secara lebih cepat melalui perangkat digital.

MENARIK DIBACA:  Demo Serentak Driver Ojol di 14 Kota: Tuntut Perbaikan Tarif dan Regulasi yang Adil

Selain layanan digital, fleksibilitas pelayanan tatap muka melalui program PELATARAN juga menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.

“Ngapain ambil antrean di hari biasa kalau hari Sabtu bisa? Hari kerja kan kita juga harus kerja. Dengan layanan Sabtu seperti ini jadi lebih fleksibel,” ucapnya.

Angelita berharap inovasi pelayanan publik seperti yang dilakukan ATR/BPN dapat terus dipertahankan dan mengikuti perkembangan teknologi agar semakin memudahkan masyarakat.

“Menurut saya semuanya sudah bagus. Tinggal dipertahankan saja dan terus mengikuti perkembangan teknologi. Saya benar-benar suka dengan pelayanan seperti ini. I love ATR/BPN,” pungkasnya.

Transformasi layanan melalui Sentuh Tanahku dan PELATARAN menjadi bagian dari upaya ATR/BPN dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang modern, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.