Forum RKPD 2027 Dibuka Wabup Jamri, Arahkan Pembangunan Berbasis SDM Kesejahteraan Masyarakat

Labuhan Batu109 Dilihat

LABUHANBATU, SINKAP.info – Wakil Bupati Kabupaten Labuhanbatu, Jamri, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2027 di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati, Kamis (12/2/2026).

Forum ini menjadi tahapan awal dalam proses penyusunan arah pembangunan daerah tahun 2027 sebagai penjabaran visi dan misi kepala daerah lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Jamri menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik RKPD merupakan bagian dari rangkaian perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

“RKPD 2027 harus menjadi fondasi kuat dalam mendukung tujuan pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara. Fokus kita adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dengan menempatkan manusia sebagai subjek utama pembangunan,” ujar Jamri.

Tujuh Misi Labuhanbatu Cerdas Bersinar

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah memaparkan tujuh misi utama pembangunan menuju Labuhanbatu Cerdas Bersinar, meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, penguatan kemandirian pangan, transformasi tata kelola pemerintahan yang efektif, penguatan perlindungan sosial dan budaya, pembangunan desa dan penataan kota berbasis potensi wilayah, pembangunan infrastruktur ramah lingkungan serta mitigasi bencana, hingga pengembangan inovasi daerah, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

MENARIK DIBACA:  Bupati Labuhanbatu Membuka Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2022

Jamri juga memaparkan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sepanjang 2025 yang menjadi pijakan penyusunan program pembangunan tahun 2027.

Di sektor ekonomi, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 7,84 persen menjadi 7,37 persen, sementara tingkat pengangguran tercatat menurun hingga 5,3 persen.

Pada sektor kesehatan, Kabupaten Labuhanbatu telah ditetapkan sebagai daerah Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, dengan prevalensi stunting turun hingga 0,2 persen atau tersisa 97 kasus.

Sementara di bidang ketenagakerjaan, sebanyak 89.866 pekerja atau 42,07 persen telah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

Capaian juga diraih di sektor pendidikan dan budaya melalui Rekor MURI atas pemberian 15.000 buku PAUD serta penghargaan Apresiasi Bunda PAUD Nasional. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Labuhanbatu tercatat mencapai 75,79.

Tekankan Transparansi dan Partisipasi

Jamri menegaskan penyusunan RKPD 2027 akan menggunakan pendekatan teknokratik, partisipatif, dan holistik. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas agar dokumen perencanaan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

MENARIK DIBACA:  MTQH ke 49 dan FSQ 34 Resmi Dibuka Bupati Labuhanbatu

“Saya berharap seluruh peserta memberikan masukan aktif untuk menyempurnakan rancangan ini. Kita membutuhkan arah kebijakan yang terarah, terpadu, dan responsif terhadap dinamika perubahan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Sya Putra Abdullah menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 bertujuan menghimpun saran dan masukan sebagai bahan penyusunan rancangan awal RKPD Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2027, termasuk penajaman sasaran, prioritas pembangunan, program, serta indikator kinerja yang disesuaikan dengan pagu indikatif.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dipandu Asisten II Setdakab Labuhanbatu Ikramsyah Putra. Sejumlah narasumber turut hadir, di antaranya perwakilan Bank Sumut, Bank Indonesia Perwakilan Pematangsiantar, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, serta Badan Pusat Statistik Kabupaten Labuhanbatu.

Forum ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab, pimpinan OPD, camat, lurah, PKK, DWP, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.