Pemprov Riau Percepat Perbaikan Jalan, Bentuk Tim Khusus Tindaklanjuti Instruksi Plt Gubri

Pekanbaru, RIAU78 Dilihat

PEKANBARU, SINKAP.info — Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau bergerak cepat membentuk tim percepatan perbaikan infrastruktur jalan. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang meminta agar penanganan jalan berlubang di seluruh wilayah Riau segera dipercepat demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Thomas Larfo Dimiera, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan inventarisasi menyeluruh melalui Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ). Inventarisasi tersebut meliputi pendataan titik-titik kerusakan jalan serta pemetaan kebutuhan sumber daya di lapangan.

“Arahan pimpinan sudah kita tindaklanjuti. Sekarang sedang diinventarisasi oleh rekan-rekan UPTJJ,” ujar Thomas di Pekanbaru, Senin (12/1/2026).

Thomas menjelaskan, inventarisasi juga dilakukan untuk menghitung penyesuaian anggaran yang diperlukan seiring dengan rencana penambahan tim kerja di setiap UPTJJ. Penambahan regu kerja, menurutnya, akan berdampak langsung pada kebutuhan alat berat serta sumber daya manusia (SDM).

MENARIK DIBACA:  Tim Sepak Takraw Sikat Habis 4 Emas di Kejurda Remaja 2023

Hingga saat ini, beberapa UPTJJ telah membentuk dua hingga tiga tim tambahan. Namun, jumlah tersebut masih dalam tahap finalisasi. Dinas PUPR-PKPP menargetkan kepastian jumlah tim yang dibutuhkan dapat ditetapkan pada pekan ini.

“Finalnya pekan ini kita baru mendapatkan kepastian berapa kebutuhan tim di setiap UPT, dan itu tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” tambah Thomas.

Upaya percepatan perbaikan jalan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Riau dalam meningkatkan kualitas konektivitas antarwilayah. Infrastruktur jalan yang baik dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, kelancaran distribusi barang, serta mobilitas masyarakat di kabupaten dan kota.

Sebelumnya, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyoroti minimnya jumlah tenaga kerja sebagai salah satu penyebab lambannya penanganan jalan rusak. Ia mendorong agar setiap UPTJJ menambah jumlah regu kerja secara signifikan sehingga proses perbaikan dapat dilakukan secara simultan.

MENARIK DIBACA:  Asli Putra Bengkalis, Muhammad Al-Ghifari Akan Wakili Riau di Ajang Nasional

“Kalau perlu ada lima regu, enam regu, bahkan sepuluh regu. Satu regu diberi target 10 sampai 15 kilometer, sehingga pekerjaannya bisa dilakukan bersamaan,” tegasnya.

SF Hariyanto juga mengingatkan agar jajaran terkait tidak ragu memanfaatkan anggaran yang tersedia, termasuk untuk menyewa alat berat tambahan dari pihak ketiga. Menurutnya, manajemen perbaikan yang efektif menjadi kunci agar jalan berlubang dapat segera ditangani.

Langkah percepatan ini diambil atas keprihatinan Plt Gubernur Riau terhadap tingginya risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak. Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama pemerintah daerah.

“Saya prihatin kalau masyarakat harus melintas di jalan seperti itu. Jangan sampai terjadi kecelakaan yang membahayakan keselamatan bahkan merenggut nyawa,” pungkasnya.