Beranda ADVERTORIAL Polres Meranti Bersama Pemkab Gelar Rakor Pencegahan dan Penanganan Karhutla dan Covid-19

Polres Meranti Bersama Pemkab Gelar Rakor Pencegahan dan Penanganan Karhutla dan Covid-19

116

MERANTI, Sinkap.info -Polres Kepulauan Meranti bersama Pemkab menggelar rakor pencegahan dan penanganan karhutla dan Covid-19, bertempat di Ruangan Sabhara Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Raya, Gogok Darussalam, Kecamatan Tebingtinggi, Selasa (7/7).

Kegiatan dihadiri Sekda Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto SE MM, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Danramil 02/Tebingtinggi yang diwakili Peltu Lakatang, Danposal Selatpanjang yang diwakili Serka Wilson, Kepala BPBD Meranti, Idris Sudin, Kadiskes Meranti, dr Misri Hasanto MKes, Kasatpol PP Meranti, Helfandi SE MSi serta pihak terkait lainnya.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK mengatakan bahwa berkaitan dengan masuknya musim kemarau, tentunya saat pada masa pancaroba ini kita akan menghadapi Karhutla yang mana dapat kita cegah sedini mungkin dikarenakan 99% hampir bencana Karhutla disebabkan oleh ulah manusia, kebakaran hutan dan lahan merupakan atensi dari bapak Presiden yang harus kita cermati dan pahami bersama-sama.

“Dengan adanya rapat ini saya mengharapkan adanya masukan dari bapak dan ibu sekalian untuk meminimalisir terjadinya Karhutla, dan sekiranya dapat mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, kemudian daerah Kabupaten Meranti merupakan daerah yang termasuk daerah yang siaga tanggap darurat bencana Karhutla, ” ujarnya.

Kemudian, Sambung Kapolres, ada saat situasi pandemi Covid-19 ini dimana kita sedang mengalami krisis kesehatan oleh karena itu agar kita sama sama dapat meminimalisir dan mengantisipasi terjadinya Karhutla, melalui rapat ini diharapkan agar kita juga dapat membahas Penanganan, Pencegahan Karhutla pada saat Pandemi Covid-19.

“Dalam upaya pencegahan Karhutla kita dapat melakukan early warning melalui sebuah aplikasi yaitu, Dashboard Lancang Kuning yang mana sudah memudahkan kita untuk dapat memonitoring titik api di suatu wilayah di handphone Android kita masing-masing tentunya ini merupakan suatu upaya yang harus sama sama kita pahami untuk memudahkan pekerjaan kita dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.

MENARIK DIBACA:  MAJU Pilkada Meranti 2020, Pasangan Masrul-Yulian Kembalikan Formulir

Dijelaskan Kapolres, berkaitan dengan Kampung Tangguh Nusantara, yaitu ketahanan pangan untuk mendukung masyarakat yang terdampak pandemi Covid -19, yang mana lahannya sudah kita tentukan dilahan seluas 2 Hektare yang berada di Desa Gogok Darussalam yang sudah ditanami tanaman Jagung.

“Kemudian juga tidak bosan bosannya kita tetap selalu mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti untuk tetap mengikuti standar protokol kesehatan dan dapat menyadari masyarakat bahwasanya situasi new normal ini tetap mengutamakan standar protokol kesehatan,” pungkasnya.

Selanjutnya, penyampaian dan kendala yang dihadapi oleh Kepala BPBD Kepulauan Meranti, Idris Sudin dalam upaya penanggulangan bencana Karhutla.

Ia mengungkapkan bahwa data terkait dengan Beberapa luasnya lahan yang terbakar di wilayah Kab. Kep. Meranti harus didapat dari BPBD berdasarkan Instruksi Gubernur

“Terkait dengan masih kurangnya Anggaran BPBD dalam upaya melakukan Penanggulangan Bencana Karhutla, ” ujarnya.

Penyampaian beberapa masukan dan kendala oleh Camat Rangsang Barat, dalam upaya Penanggulangan Bencana Karhutla, berikut beberapa penyampaian oleh Kecamatan Rangsang Barat.

“Diharapkan agar kita semua sepakat untuk mendata bencana Karhutla berdasarkan data dari BPBD Kepulauan Meranti,” ujarnya.

Kemudian, penyampaian beberapa masukan dan kendala oleh Camat Tebing Tinggi Barat, dalam upaya Penanggulangan Bencana Karhutla.

“Terkait dengan masih belum memadainya Anggaran di Kecamatan untuk menanggulangin bencana Karhutla,” ujarnya.

Penyampaian beberapa masukan dan kendala oleh Camat Tasik Putri Puyu, dalam upaya Penanggulangan Bencana Karhutla.

“Kita mengharapkan agar BPBD Meranti dapat lebih meningkatkan dalam pengukuran Data luasnya lahan yang terbakar,” ujarnya.

Penyampaian beberapa masukan dan kendala Oleh Camat Rangsang, dalam upaya Penanggulangan Bencana Karhutla.

MENARIK DIBACA:  Kadis Kesehatan Perkuat Tim Kesehatan dan Bentuk Relawan Covid 19 di Desa Bandul

“Terkait dengan Strategi-strategi dalam upaya mengantisipasi bencana Karhutla, ” ungkapnya.

Penyampaian dan beberapa masukan Oleh Koramil 02 Tebing Tinggi dalam upaya Penanggulangan Bencana Karhutla.

“Agar tetap semangat dalam menanggulangi bencana karhutla meskipun kurang memadainya anggaran dalam penanggulanga bencana,” bebernya.

Penyampaian dan beberapa masukan Oleh Kasatpol PP Kab. Kep. Meranti dalam upaya Penanggulangan Bencana Karhutla.

“Agar melalui Pemerintah daerah untuk mengantisipasi daerah daerah yang rawan terbakar,” ungkapnya.

Satpol PP Kepulauan Meranti siap berkolaborasi dengan TNI-Polri dan Pemerintah Meranti dalam upaya Menanggulangi Bencana Karhutla.

Selanjutnya, Penyampaian dan beberapa masukan Oleh Camat Tebing Tinggi Timur dalam upaya Penanggulangan Bencana Karhutla,

“Agar tetap mengutamakan upaya upaya pencegahan dikarenakan melalui pencegahan ini dapat menghindari terjadinya bencana Karhutla, ” ucap Rudi.

Penyampaian Situasi terkini terkait dengan Covid-19 di Kepulauan Meranti Oleh Kepala Dinas Kesehatan Meranti, dr Misri Hasanto.

“Terkait dengan seluruh Kecamatan yang ada di Kab. Kep. Meranti telah diperlonggar dan siap menghadapi new normal yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan, ” pungkas Misri

Sekda Meranti Bambang Supriyanto menanggapi keluhan terkait anggaran mengungkapkan akan  mengupayakan bagaimana anggaran penanggulangan Karlahut dapat segera dicairkan namun semua tergantung dari ketersediaan anggaran di kas daerah yang diperuntukan untuk penanganan Karlahut. Sekda juga meminta kepada semua pihak mulai dari BPBD, Kecamatan, Desa, Kepolisian dan TNI, masyarakat serta instansi terkait lainnya dapat meningkatkan sinergitas untuk bersama-sama mengantisipasi terjadinya Karlahut ditengah Pandemi Covid-19 saat ini.

“Karena tanpa sinergitas dan kerjasama dari semua pihak upaya antisipasi dan penanggulangan Karlahut diwilayah Kepulauan Meranti akan sulit dilakukan,” pungkas Sekda. (*)

SINKAP.info | Editor: MKh
Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here