Rayakan Iduladha 2026, Bupati Asmar Sampaikan Pesan Haru Hingga Minta Maaf Terbuka

MERANTI, SINKAP.info — Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar dan Wakil Bupati Muzamil Baharudin melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di lokasi berbeda, Rabu (27/5/2026). Bupati Asmar melaksanakan salat bersama masyarakat di Masjid Agung Darul Ulum, sementara Wakil Bupati Muzamil Baharudin melaksanakan Salat Iduladha di Lapangan Kantor Bupati Kepulauan Meranti.

Pelaksanaan Salat Iduladha tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Meranti serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam sambutannya di hadapan jamaah Masjid Agung Darul Ulum, Bupati Asmar mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Iduladha sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat kepulauan.

“Hari ini kita sedang merayakan kemenangan atas ego sendiri. Hari Raya Qurban adalah monumen pengingat tentang cinta, ketaatan, dan keikhlasan tertinggi seorang hamba kepada Sang Pencipta,” ujar Asmar.

Menurutnya, ibadah qurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap harta yang dimiliki manusia sejatinya merupakan titipan Allah SWT yang di dalamnya terdapat hak orang lain.

MENARIK DIBACA:  Pemkab Meranti Peringati Harkitnas ke-117, Tegaskan Semangat Kemandirian dan Persatuan Bangsa

Ia menilai semangat berqurban harus mampu membangun jembatan kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah serta memperkuat solidaritas sosial di Kabupaten Kepulauan Meranti yang secara geografis terdiri dari wilayah kepulauan.

“Secara geografis Kabupaten Kepulauan Meranti dipisahkan oleh selat dan lautan. Kita tinggal di pulau-pulau yang berbeda, namun gema takbir yang sama meruntuhkan jarak tersebut. Kita disatukan oleh iman,” katanya.

Bupati Asmar juga mengingatkan masyarakat agar terus menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat merusak keharmonisan daerah.

“Hakikat qurban adalah membangun jembatan, menghubungkan si kaya dan si miskin, pemerintah dan rakyat, serta merekatkan kembali hubungan persaudaraan yang sempat renggang karena kesibukan duniawi,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Asmar turut mengajak seluruh jamaah mendoakan masyarakat Kepulauan Meranti yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci agar diberikan kesehatan dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah.

MENARIK DIBACA:  Pemkab Meranti Tegaskan Komitmen Bangun Pemerintahan Bersih Lewat Gerakan Sosialisasi Antikorupsi

Ia juga memberikan semangat kepada masyarakat yang masih menanti kesempatan berhaji agar terus berikhtiar dan tidak kehilangan harapan.

“Kita percaya ibadah haji bukan sekadar tentang siapa yang mampu, tetapi siapa yang dipanggil oleh Allah SWT. Semoga masyarakat yang masih menunggu diberi kemudahan rezeki dan kesehatan sehingga dapat menjadi tamu Allah di Mekah dan Madinah,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan maupun pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami memohon maaf sebesar-besarnya atas segala kekhilafan dan pelayanan yang belum maksimal. Dukungan, teguran yang membangun, dan doa masyarakat menjadi energi bagi kami untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat Meranti,” pungkasnya.