China dan ASEAN Resmi Luncurkan Platform Dagang Digital, UMKM Jadi Fokus Utama

Bisnis87 Dilihat

NANNING, SINKAP.info — China dan negara-negara ASEAN resmi meluncurkan China-ASEAN Business and Trade Information Platform di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China Selatan, Selasa (21/5/2026).

Platform tersebut dihadirkan sebagai pusat layanan informasi komprehensif dan sarana komunikasi internasional guna mendukung kerja sama ekonomi dan perdagangan antara China dan negara-negara ASEAN.

Platform ini dibangun dan dioperasikan oleh China News Service melalui China News Network sebagai situs resmi layanan informasi perdagangan lintas negara.

Layanan tersebut ditujukan bagi lembaga perdagangan ASEAN, asosiasi industri, komunitas diaspora Tionghoa, hingga perusahaan lintas batas dengan menyediakan layanan informasi perdagangan terpadu.

Melalui platform itu, China News Service menyatakan akan memanfaatkan kekuatan jaringan medianya untuk membangun saluran komunikasi yang dinamis dan berpengaruh dalam mendorong pertukaran informasi, perdagangan, serta hubungan antar masyarakat China dan ASEAN.

MENARIK DIBACA:  Green SM dan Umoney Resmi Berkolaborasi, Hadirkan Ekosistem Mobilitas Digital Terintegrasi di Laos

Saat ini, jaringan informasi perdagangan antara China dan negara-negara ASEAN telah dibangun dengan cakupan utama berupa penjelasan kebijakan, kondisi pasar, promosi investasi, kerja sama bisnis, hingga analisis industri guna mendukung aktivitas perdagangan lintas negara secara menyeluruh.

Sebelum peluncuran platform, perwakilan pemerintah, media, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi dari China serta sejumlah negara ASEAN turut menggelar diskusi terkait pertukaran informasi ekonomi dan perdagangan serta pengembangan platform tersebut.

Sejumlah pejabat konsuler dari negara anggota ASEAN seperti Cambodia, Myanmar, dan Vietnam yang bertugas di Nanning berharap platform ini dapat memperkuat konektivitas ekonomi, perdagangan, serta hubungan antar masyarakat China dan ASEAN melalui pertukaran informasi yang lebih terbuka.

MENARIK DIBACA:  i-Sprint Resmi Diakuisisi Manajemen Sendiri, Siap Ekspansi Besar di Industri Siber Global

Peluncuran platform tersebut juga berlangsung di tengah penandatanganan Protokol Peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas China-ASEAN 3.0 yang diharapkan mampu memperluas kerja sama ekonomi regional.

Menurut para pejabat konsuler, platform ini diharapkan menjadi jembatan informasi untuk meningkatkan kerja sama perdagangan, penguatan industri, dan menciptakan hubungan saling menguntungkan antara China dan negara-negara ASEAN.

Selain itu, platform tersebut diharapkan mampu mendukung fasilitasi perdagangan dan layanan logistik, memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memberikan akses informasi terkait kebijakan investasi dan regulasi perdagangan lintas negara.

Mereka juga berharap platform ini dapat menjadi media berbagi cerita keberhasilan kerja sama antara China dan ASEAN di berbagai sektor strategis.