Wabup Muzamil Pimpin Hardiknas 2026, Soroti Pendidikan Bermutu dan Peran Guru

MERANTI, SINKAP.info — Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Sabtu (2/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya mewujudkan pendidikan bermutu yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dalam upacara itu, Muzamil membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Disampaikan bahwa peringatan Hardiknas tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan nasional.

“Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan potensi manusia. Intinya adalah memuliakan manusia,” ujar Muzamil membacakan pidato.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai pendidikan yang diwariskan Ki Hajar Dewantara melalui sistem among, yakni asah, asih, dan asuh, sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran.

MENARIK DIBACA:  Pemkab Meranti Cairkan Beasiswa Pendidikan bagi 698 Mahasiswa

Lebih lanjut, pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter, serta membangun peradaban yang unggul sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

Dalam pidato tersebut juga dipaparkan sejumlah kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) yang berfokus pada peningkatan kualitas proses belajar di dalam kelas.

Adapun kebijakan lainnya mencakup pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata.

“Guru adalah kunci keberhasilan pendidikan. Pemerintah terus mendorong peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru melalui berbagai program, termasuk beasiswa dan pelatihan,” lanjutnya.

MENARIK DIBACA:  Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Meranti Gelar Lomba Memasak Berbahan Sagu

Selain itu, penguatan karakter peserta didik juga menjadi perhatian melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, serta penguatan kegiatan positif seperti kepramukaan dan pembelajaran berbasis pengalaman.

Pemerintah, kata dia, juga terus memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus dan mereka yang memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Mengakhiri amanatnya, Muzamil menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga pola pikir dan komitmen bersama,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun pendidikan yang bermutu demi mewujudkan Indonesia yang cerdas dan berdaya saing.