Bupati Meranti Gandeng Pelindo, Pelabuhan Dibenahi Demi Mudik Aman 2026 Lebaran Nasional

Karimun45 Dilihat

KARIMUN, SINKAP.info — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) guna memperkuat pengelolaan layanan kepelabuhanan dan meningkatkan kesiapan angkutan laut menjelang mudik Idulfitri 2026. Penandatanganan berlangsung di Kantor Pelindo Tanjung Balai Karimun, Senin (2/3/2026).

MoU ditandatangani Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama General Manager Pelindo Tanjung Balai Karimun Joni Hutama. Selain itu, turut diteken Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan tanah Pasar Modern Pelabuhan Selatpanjang oleh Kepala Dinas Perindag Meranti Marwan dan GM Pelindo Tanjung Balai Karimun.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran manajemen Pelindo, antara lain Deputy Branch Manager Operasi Raja Junjungan Nasution, Deputy Branch Manager Pendukung Operasi Albert Sihombing, serta Manager Operasi Selatpanjang Bruri Sumantri. Dari Pemkab Meranti hadir Asisten Sekdakab Irmansyah, M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Fahri, Direktur BUMD Meranti Boni Nofriza, dan para kepala bagian di lingkungan sekretariat daerah.

Joni Hutama menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Meranti dan menyatakan komitmen Pelindo untuk menjalankan kerja sama sesuai hak dan kewajiban para pihak. Pelindo, kata dia, terus berkoordinasi dengan Pemkab, DPRD, dan tokoh masyarakat guna memastikan pengelolaan pelabuhan berjalan optimal.

MENARIK DIBACA:  Dialog Penuh Khidmat, Wabup Karimun: Jiwa Pejuang Pantang Menyerah

“Sebagai perpanjangan tangan manajemen pusat, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar penumpang merasa aman dan nyaman,” ujar Joni.

Ia menyebutkan, transformasi Terminal Tanjung Harapan terus dilakukan, termasuk penataan koridor, ponton, area parkir, penambahan genset, ruang kargo/trestle, ruang tunggu, serta penyediaan air minum gratis bagi penumpang.

Bupati Asmar mengapresiasi kemitraan tersebut dan menilai kerja sama ini strategis untuk memperkuat konektivitas, logistik, serta pengembangan ekonomi wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurutnya, pelabuhan memiliki peran vital sebagai pintu gerbang perdagangan dan mobilitas masyarakat di daerah kepulauan.

Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Asmar menekankan pentingnya kesiapan pelabuhan menghadapi lonjakan arus mudik jalur laut.

“MoU ini adalah wujud sinergi menghadirkan mudik aman dan keluarga bahagia,” tegasnya.

Harapan Pengembangan Kawasan

Selain peningkatan layanan, Bupati Asmar mengusulkan pembangunan turap di sekitar Terminal Tanjung Harapan untuk mempercantik kawasan pesisir sekaligus membuka peluang pengembangan pujasera dan ruang publik. Ia juga mendorong koordinasi lanjutan terkait pengelolaan Pasar Modern, dukungan akses jalan masuk, serta optimalisasi kerja sama dengan BUMD agar berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MENARIK DIBACA:  Mantiko Group Sukses Jadi EO GTRA Summit 2023 Karimun

Menurut Asmar, Terminal Tanjung Harapan merupakan ikon daerah dan wajah pertama Meranti bagi penumpang menuju Batam, Tanjungpinang, Dumai, Bengkalis, hingga Pekanbaru.

“Jika pelabuhan tertata baik, citra daerah ikut terangkat,” ujarnya.

Sinergi Investasi dan SDM Lokal

Manajemen Pelindo menegaskan setiap kerja sama dengan BUMD harus memberi nilai tambah layanan dan membuka peluang investasi bersama, termasuk pengelolaan parkir, peningkatan fasilitas ruang tunggu, serta penyerapan tenaga kerja lokal untuk kebersihan dan pengelolaan sampah.

Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi tonggak kolaborasi berkelanjutan antara Pemkab Meranti dan Pelindo dalam memperkuat konektivitas maritim, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir.