Forum Sains GBA 2026 Perkuat Ambisi China Kuasai Panggung Inovasi Teknologi Dunia

GLOBAL, TEKNOLOGI39 Dilihat

GUANGZHOU, SINKAP.info – Forum Sains Greater Bay Area (GBA) 2026 digelar di sejumlah wilayah Guangdong, Hong Kong, dan Makau pada 31 Oktober hingga 2 November 2026. Kegiatan ini mempertemukan ilmuwan, akademisi, dan pelaku industri teknologi untuk mendorong kolaborasi riset serta pengembangan teknologi masa depan.

Forum yang diarahkan bersama oleh Kementerian Sains dan Teknologi China serta Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS) tersebut mengangkat tema penguatan kawasan GBA sebagai pusat inovasi sains dan teknologi global.

Rangkaian kegiatan meliputi upacara pembukaan, forum utama, 15 forum khusus, dan 10 agenda unggulan. Pembukaan dan forum utama berlangsung pada 1 November di Nansha, Guangzhou, sementara kegiatan lainnya digelar di Hong Kong, Shenzhen, Huizhou, Dongguan, dan Yangjiang.

MENARIK DIBACA:  Huawei Ungkap Terobosan Chip LogicFolding, Siap Kembali Kuasai Pasar Smartphone Global Bertahap

Dalam pembukaan, pemerintah memperkenalkan sejumlah kebijakan dukungan bagi pengembangan GBA International Sci-Tech Innovation Center, termasuk penguatan infrastruktur riset berskala dunia. Dua proyek penelitian dan pengembangan nasional dalam Rencana Lima Tahun ke-15 juga resmi diluncurkan, yakni proyek teknologi bioterapeutik tingkat lanjut dan pengembangan pusat inovasi sains dan teknologi internasional GBA.

Selain itu, dilakukan penandatanganan program pendanaan kolaborasi inovasi Guangdong-Hong Kong-Makau serta sejumlah kesepakatan kerja sama teknologi antara CAS dan Provinsi Guangdong.

MENARIK DIBACA:  ESET Tunjuk Pamela Ong Pimpin Strategi Siber di Tengah Transformasi Digital Asia

Forum tahun ini menghadirkan empat peraih Nobel, akademisi, ilmuwan muda, serta pengusaha teknologi dari berbagai negara. Mereka membahas terobosan ilmiah, tren teknologi masa depan, dan integrasi antara riset dengan pengembangan industri.

Sejak pertama kali digelar pada Desember 2021, Forum Sains GBA telah memasuki penyelenggaraan kelima. Kawasan tersebut juga mencatat pencapaian penting setelah klaster inovasi Shenzhen-Hong Kong-Guangzhou kembali menempati peringkat pertama dunia dalam daftar 100 Klaster Sains dan Teknologi Teratas Global 2026 yang diterbitkan Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) pada September 2026.