Wabup Muzamil Pimpin Rakor MBG, Soroti Dapur Bermasalah dan Peran Desa

MERANTI, SINKAP.info – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (20/4/2026), di Ruang Rapat PUPR.

Rakor tersebut turut dirangkaikan dengan penyampaian laporan pelaksanaan program MBG periode 2025–2026. Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Satgas, Muzamil menyebut pertemuan ini merupakan rapat perdana yang dihadiri lengkap oleh seluruh unsur satgas, mitra, serta kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia juga menyambut kunjungan perdana Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat, Syarti Widya, ke Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam arahannya, Muzamil menyoroti adanya temuan beberapa dapur MBG yang telah menerima surat peringatan (SP1). Ia menegaskan agar kejadian tersebut tidak terulang dan meminta seluruh pihak meningkatkan pengawasan.

“Program ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami dari satgas akan terus melakukan tindak lanjut dan pengawasan,” tegasnya.

MENARIK DIBACA:  Wabup Meranti Lantik 32 Pejabat, Dorong Semangat Baru Wujudkan Pelayanan Optimal

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah telah menerbitkan surat edaran kepada camat dan kepala desa, khususnya di wilayah yang memiliki dapur MBG, agar berperan aktif dalam pengawasan dan pelaksanaan program.

“Semua pihak harus terlibat. Ini bukan hanya tanggung jawab satgas, tetapi juga pemerintah desa dan kecamatan,” ujarnya.

Berdasarkan data terbaru, realisasi program MBG di Kepulauan Meranti telah mencapai 71 persen, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 43.743 orang dari total sasaran 60.841 orang. Saat ini, sebanyak 22 dapur MBG telah beroperasi dari total 24 yayasan yang terlibat, sementara dua lainnya masih dalam tahap persiapan.

Program MBG menyasar berbagai kelompok rentan, mulai dari balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui. Muzamil menegaskan program ini merupakan bagian dari prioritas nasional untuk mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia 2045 sekaligus menekan angka stunting.

MENARIK DIBACA:  Pemkab Meranti Laksanakan Salat Idul Fitri di Dua Tempat

“Keberhasilan program ini menjadi indikator penting dalam pembangunan sumber daya manusia ke depan,” katanya.

Di akhir kegiatan, Wakil Bupati menyerahkan surat edaran terkait pengawasan dan pelaporan pelaksanaan program MBG kepada para camat dan kepala desa.

Sementara itu, Syarti Widya menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta mempersiapkan generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing.

“Program ini menjadi upaya konkret dalam mengatasi stunting dan mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia 2045,” ujarnya.

Rakor tersebut turut dihadiri para Asisten Setdakab Kepulauan Meranti, sejumlah kepala OPD, camat, kepala desa, mitra SPPG, serta para ketua yayasan dan kepala SPPG se-Kabupaten Kepulauan Meranti.