PEKANBARU, SINKAP.info — Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han. Pertemuan berlangsung di Markas Korem 031/Wirabima, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Jumat (27/2/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah perbatasan.
Bupati Asmar beserta rombongan disambut langsung oleh Danrem 031/WB bersama jajaran pejabat utama Korem. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah program strategis daerah serta dukungan TNI terhadap agenda pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Apresiasi Dukungan TNI
Bupati Asmar menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI yang selama ini berperan aktif dalam berbagai program pemerintah daerah, mulai dari cetak sawah, pembangunan tanggul, pengamanan keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga percepatan pendirian Koperasi Merah Putih di 101 desa dan kelurahan di Kepulauan Meranti.
Ia juga melaporkan pelaksanaan Program Nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dirasakan manfaatnya oleh pelajar, baik di wilayah perkotaan maupun desa terpencil.
“Seluruh program ini dapat berjalan dengan baik berkat hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan TNI, termasuk dukungan Dandim 0303/Bengkalis, Pabung, serta Danramil Tebing Tinggi,” ujar Asmar.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan Festival Perang Air (Cian Cui) yang mampu menarik puluhan ribu wisatawan dan mendorong perputaran ekonomi hingga Rp70 miliar menjadi bukti nyata kuatnya sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
Paparan Potensi Strategis Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asmar juga memaparkan berbagai potensi unggulan Kepulauan Meranti. Di antaranya sektor migas yang dikelola PT Imbang Tata Alam (ITA) dengan sembilan sumur aktif, potensi tambang timah berkualitas di Pulau Rangsang, serta komoditas sagu yang telah menembus pasar ekspor dengan produksi mencapai 250 ribu ton per tahun.
Selain itu, Kopi Liberika Meranti yang telah memiliki sertifikat indikasi geografis juga menjadi salah satu produk unggulan daerah. Namun demikian, Bupati menyoroti persoalan abrasi pantai yang cukup mengkhawatirkan, dengan tingkat pengikisan daratan mencapai 8 hingga 12 meter per tahun.
Usulan Penguatan Pertahanan dan FTZ
Dalam rangka penguatan pertahanan wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah menyiapkan lahan untuk pembangunan batalyon TNI di kawasan perbatasan serta lahan pembangunan Markas Kodim.
Menurut Bupati Asmar, kehadiran satuan TNI di wilayah tersebut tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga berdampak pada stabilitas keamanan dan percepatan pembangunan daerah.
Selain itu, Pemkab Kepulauan Meranti juga berencana melobi pemerintah pusat agar daerah tersebut dapat ditetapkan sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ), seperti di wilayah Kepulauan Riau. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperlancar distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
Komitmen Kolaborasi
Menanggapi paparan tersebut, Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu mengapresiasi langkah proaktif Bupati Asmar dalam membangun komunikasi dan koordinasi lintas sektor.
Ia menegaskan bahwa posisi Kepulauan Meranti sebagai wilayah perbatasan memiliki nilai strategis yang memerlukan perhatian serius. Korem 031/WB bersama jajaran Kodim dan Koramil siap bersinergi dalam mendukung program pembangunan daerah.
“Kami siap berkolaborasi untuk menjaga stabilitas dan keamanan, khususnya di kawasan pesisir dan kepulauan yang memiliki posisi strategis,” tegas Danrem.
Sebagai tindak lanjut, Danrem 031/WB berencana melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Meranti guna meninjau langsung kondisi wilayah perbatasan serta melihat potensi dan tantangan yang dihadapi daerah.
Pertemuan ditutup dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama antara Bupati Asmar dan Danrem 031/WB, disaksikan jajaran pejabat Korem serta rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.







