MERANTI, SINKAP.info — Menjelang Idul Fitri, PT Imbang Tata Alam (PT ITA) melakukan rehabilitasi jalan poros di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, sebagai upaya mendukung kelancaran mobilitas dan keselamatan masyarakat. Perbaikan jalan tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor bersama Pemerintah Kecamatan Merbau dan Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD).
Rehabilitasi dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan poros yang mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan penanganan segera. Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah desa serta menjadi jalur distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ruas jalan yang ditangani meliputi jalur lintas dari perbatasan Kelurahan Teluk Belitung menuju Desa Mekar Sari, Sungai Anak Kamal, Pelantai hingga Desa Meranti Bunting. Total panjang jalan yang diperbaiki mencapai 11.950 meter dengan lebar sekitar 6 meter.
Ketua FKKD Kecamatan Merbau sekaligus Kepala Desa Bagan Melibur, Isnadi Esman, mengatakan kondisi jalan lintas tersebut sudah lama memprihatinkan. Banyaknya cekungan yang menimbulkan genangan air saat hujan serta permukaan jalan yang labil dan berbatu membuat jalur tersebut rawan kecelakaan.
“Jalan lintas Pemda ini merupakan urat nadi utama yang menghubungkan Kecamatan Merbau dengan Kecamatan Tasik Putri Puyu, serta akses menuju Kabupaten Siak dan Bengkalis. Dengan keterbatasan anggaran daerah, kami berupaya mencari solusi bersama Camat Merbau dan berkoordinasi dengan PT ITA,” ujarnya.
Menurut Isnadi, permohonan bantuan rehabilitasi jalan yang diajukan FKKD mendapat respons positif dari manajemen PT ITA. Ia mengapresiasi kepedulian perusahaan yang turut membantu kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah, PT ITA bersedia membantu. Kami berharap ke depan pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih, agar jalan ini ditingkatkan menjadi semenisasi atau pengaspalan,” katanya.
Pekerjaan perbaikan jalan dimulai pada 26 Desember 2025 dan rampung pada awal Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, PT ITA menurunkan alat berat berupa motor grader dan compactor, serta mendukung operasional dengan penyediaan bahan bakar diesel. Total anggaran yang dikeluarkan mencapai lebih dari Rp 132 juta.
Area Manager PT ITA, Bonar Ari Nindito, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat di wilayah operasional.
“Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Merbau dan FKKD, PT ITA berupaya berkontribusi dalam perbaikan infrastruktur umum. Jalan yang layak sangat berpengaruh terhadap keselamatan, aktivitas ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya, Senin (5/1/2026).
Langkah rehabilitasi jalan ini sejalan dengan semangat Kolaborasi Merawat Merbau, di mana dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat bersinergi menjaga fasilitas umum, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas warga pada momentum Idul Fitri.







