MERANTI, SINKAP.info – Sebanyak 40 peserta Program Terapan dan Terpadu Satu Tahun (PTT-1) Widya Informatika Selatpanjang Angkatan XXXII Tahun Ajaran 2025–2026 resmi dinyatakan lulus setelah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan selama dua semester.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, S.H., yang mewakili Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar. Kegiatan berlangsung di Grand Meranti, Rabu (4/11/2026).
Turut hadir Direktur Widya Informatika Selatpanjang Iswanto, S.E., M.M., pimpinan perbankan, kepala sekolah SLTA sederajat, para direktur, dosen, tenaga pendidik, jajaran pengelola Widya Informatika, serta orang tua dan wali peserta didik.
Dalam sambutannya, Direktur Widya Informatika Selatpanjang, Iswanto, menyampaikan bahwa lembaga pendidikan tersebut telah berkiprah sejak 1995 dalam memberikan pendidikan dan pelatihan keterampilan kepada masyarakat.
Selama lebih dari tiga dekade, Widya Informatika telah meluluskan sekitar 3.850 alumni yang kini bekerja dan berkiprah di berbagai bidang, mulai dari administrasi perkantoran, akuntansi dan perpajakan, desain grafis, teknologi informasi hingga kewirausahaan.
Menurut Iswanto, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan bukti kontribusi pendidikan keterampilan dalam membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh masa depan yang lebih baik.
Ia juga menyoroti perkembangan teknologi digital, otomatisasi, dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang telah mengubah pola kerja serta dunia usaha. Kondisi tersebut menuntut lembaga pendidikan untuk terus beradaptasi dan memperbarui sistem pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan zaman.
Karena itu, generasi muda tidak cukup hanya menguasai keterampilan mengoperasikan komputer. Mereka juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami perkembangan teknologi, memanfaatkan AI secara bijaksana, serta mengedepankan kreativitas, etika, dan integritas.
“Teknologi boleh semakin canggih, tetapi kualitas manusia tetap menjadi penentu kemajuan,” ujarnya.
Iswanto menjelaskan, peserta PTT-1 Angkatan XXXII mulai mengikuti pendidikan pada 11 Agustus 2025 dengan jumlah awal sebanyak 47 orang. Mereka terbagi dalam dua program keahlian, yakni 28 peserta Program Akuntansi dan Perpajakan Berbasis Komputer (AKP) serta 19 peserta Program Ilmu Komputer dan Pemrograman (IKP).
Setelah melalui proses pembelajaran dan evaluasi selama dua semester, sebanyak 40 peserta berhasil menyelesaikan pendidikan. Rinciannya, 25 lulusan dari program AKP dan 15 lulusan dari program IKP.
Kepada para lulusan, Iswanto berpesan agar senantiasa menjaga integritas, terus meningkatkan kompetensi, serta berani menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.
Ia mengingatkan bahwa ijazah dan sertifikat merupakan salah satu pintu menuju kesempatan, sedangkan kompetensi, karakter, dan integritas menjadi bekal penting dalam menentukan keberhasilan.
Sementara itu, Sekda Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, saat membacakan sambutan Bupati Asmar, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan di Widya Informatika Selatpanjang.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi, digitalisasi, dan perubahan kebutuhan dunia kerja harus diimbangi dengan peningkatan kualitas serta kompetensi sumber daya manusia (SDM).
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga harus mampu membekali peserta didik dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
“Pendidikan dan pelatihan keterampilan praktis memiliki peran yang sangat strategis. Kita tidak cukup hanya memiliki pengetahuan secara teori, tetapi juga harus mampu mengimplementasikannya dalam dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” demikian pesan Bupati yang disampaikan melalui Sekda.
Sudandri menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memandang keberadaan Widya Informatika melalui Program Terapan dan Terpadu Satu Tahun sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di daerah.
Untuk itu, ia berharap lembaga pendidikan tersebut terus mempertahankan komitmen dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, relevan dengan perkembangan teknologi, serta mampu melahirkan generasi muda yang terampil, mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Kepada para lulusan, Sudandri berpesan agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan dapat menjadi bekal dalam membangun masa depan. Ia juga mendorong mereka untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta memanfaatkan teknologi informasi secara positif dan produktif.
Menurutnya, generasi muda tidak hanya dituntut menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, para lulusan diingatkan untuk menjaga nama baik almamater, menghormati orang tua dan tenaga pendidik, serta mengamalkan ilmu yang diperoleh demi kepentingan masyarakat, daerah, dan bangsa.
Lebih lanjut, Sudandri menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.
Daerah membutuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi, kreativitas, inovasi, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta karakter dan integritas yang kuat.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing,” pesannya.
Melalui pelantikan dan pengukuhan tersebut, para lulusan PTT-1 Widya Informatika Selatpanjang Angkatan XXXII diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh, baik dalam memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri.
Kelulusan 40 peserta ini sekaligus menjadi langkah awal untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui peningkatan kompetensi, profesionalisme, tanggung jawab, dan integritas.







