Siam Piwat Gelontorkan Rp5 Triliun Bangun ICONPHUKET, Target 100 Ribu Wisatawan Per Hari

GLOBAL, Wisata53 Dilihat

BANGKOK, SINKAP.info – Siam Piwat Group, pengembang ritel dan properti asal Thailand, mengumumkan investasi senilai US$300 juta atau sekitar THB10 miliar untuk membangun ICONPHUKET di Phuket. Destinasi wisata dan hiburan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2029.

Proyek bertajuk “ICONPHUKET – The Icon of Southern Wonders” ini dirancang sebagai destinasi hybrid retail-attraction and entertainment yang menggabungkan pusat ritel, hiburan, pariwisata, ruang publik, dan kawasan hijau dalam satu pengembangan.

ICONPHUKET menjadi ekspansi besar Siam Piwat di luar Bangkok. Perusahaan yang dikenal sebagai pengembang Siam Paragon, Siam Center, Siam Discovery, serta salah satu pemilik ICONSIAM dan Siam Premium Outlets Bangkok tersebut ingin membawa potensi ekonomi, budaya, kreativitas, dan kearifan lokal dari 14 provinsi di Thailand bagian selatan ke panggung global.

CEO Siam Piwat Co., Ltd. Chadatip Chutrakul mengatakan ICONPHUKET merupakan bagian dari visi perusahaan untuk membangun destinasi yang tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga memperkenalkan kekuatan Thailand kepada dunia.

“ICONPHUKET represents the next chapter of our vision to create destinations that generate economic value while showcasing Thailand’s strengths to the world,” kata Chadatip.

Menurutnya, ICONPHUKET akan menghubungkan potensi 14 provinsi di Thailand Selatan dengan peluang global sekaligus memperkuat Phuket dan kawasan sekitarnya sebagai tujuan wisata, investasi, dan ekonomi kreatif.

Hadirkan 12 Atraksi Kelas Dunia

ICONPHUKET akan mengusung konsep destinasi yang menggabungkan aktivitas ritel dengan atraksi dan hiburan. Proyek ini dirancang memiliki 12 atraksi kelas dunia yang disebut akan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

MENARIK DIBACA:  Thailand Pangkas Perizinan Investasi Hingga 50 Persen, Investor Langsung Bergerak

Konsep tersebut diharapkan menciptakan pengalaman wisata yang lebih beragam dengan memadukan gaya hidup, hiburan, ruang publik, alam, serta kekayaan budaya Thailand Selatan.

Tidak hanya menghadirkan fasilitas komersial, ICONPHUKET juga akan membawa cerita, warisan, seni, budaya, dan kearifan lokal dari 14 provinsi di Thailand Selatan ke dalam pengalaman berskala internasional.

Siam Piwat menyebut pengembangan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan komunitas lokal, lembaga pemerintah, serta mitra sektor swasta.

Bagian dari Megaproyek US$1,5 Miliar

ICONPHUKET akan menjadi bagian utama dari Synthesis Ark Phuket, megaproyek kawasan terpadu yang dikembangkan CV Group of Companies dengan nilai investasi lebih dari US$1,5 miliar atau sekitar THB50 miliar.

Kawasan tersebut membentang lebih dari 80 hektare di Thalang, Phuket, dan akan dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk hunian, hotel, perkantoran, apartemen berlayanan, institusi pendidikan, serta fasilitas kesehatan dan kebugaran.

Lokasinya juga dirancang memiliki akses yang relatif mudah menuju Bandara Internasional Phuket dan marina kapal pesiar.

Fase pertama Synthesis Ark Phuket dijadwalkan selesai pada 2032. Kawasan ini diproyeksikan menjadi model pengembangan kota masa depan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Thailand Selatan.

Target Serap 50.000-80.000 Lapangan Kerja

MENARIK DIBACA:  Kaifeng Hidupkan Kembali Warisan Song, Sambut Dunia Lewat KTT SCO

Selain menjadi destinasi wisata dan hiburan, ICONPHUKET ditargetkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Siam Piwat memperkirakan proyek tersebut dapat mendukung sekitar 50.000 hingga 80.000 lapangan kerja, mulai dari tahap konstruksi hingga beroperasi penuh.

Ketika beroperasi secara penuh, ICONPHUKET diperkirakan mampu menarik sekitar 80.000 hingga 100.000 pengunjung per hari.

Proyek tersebut juga diharapkan dapat mendorong wisatawan untuk memperpanjang masa tinggal dan meningkatkan belanja pariwisata di kawasan Thailand Selatan.

Lebih dari 40 Persen Area untuk Ruang Hijau

Aspek keberlanjutan menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan ICONPHUKET. Lebih dari 40 persen kawasan akan dialokasikan untuk ruang hijau dan ruang terbuka.

Sementara itu, sekitar sepertiga kawasan ICONPHUKET akan diperuntukkan bagi atraksi dan hiburan.

Pengembang juga berencana menerapkan teknologi ramah lingkungan, sistem efisiensi sumber daya, serta solusi mobilitas pintar. Pengembangan tersebut dirancang melalui kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

ICONPHUKET juga akan menyediakan ruang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perusahaan komunitas, serta produk lokal dari berbagai wilayah Thailand Selatan.

Melalui konsep tersebut, Siam Piwat berharap ICONPHUKET dapat menjadi pintu masuk bagi produk dan usaha lokal menuju pasar internasional.

Siam Piwat menyatakan informasi lebih lanjut mengenai ICONPHUKET akan diumumkan dalam beberapa bulan mendatang. Destinasi tersebut dijadwalkan dibuka pada 2029.