China Telecom Luncurkan OneGrowth 2026, Perkuat Ekosistem AI Token untuk Transformasi Digital Global

GLOBAL, TEKNOLOGI45 Dilihat

SHANGHAI, SINKAP.info – China Telecom memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital global dengan meluncurkan pembaruan inisiatif OneGrowth 2026 serta meresmikan AI Token Global Service Ecosystem Alliancedalam ajang China Telecom Global Partner Conference yang digelar di Shanghai, Rabu (25/6/2026).

Mengusung tema “OneGrowth 2026: Shared AI Token Era Ahead”, konferensi tersebut dihadiri operator telekomunikasi global, mitra ekosistem, serta pelanggan dari berbagai negara untuk membahas pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan kolaborasi lintas industri.

Executive Vice President China Telecom, Liu Ying, mengatakan perusahaan terus memperkuat jaringan global melalui pembangunan infrastruktur komputasi, integrasi layanan cloud, serta pengembangan ekosistem AI Token sebagai fondasi ekonomi digital masa depan.

“China Telecom berkomitmen memanfaatkan AI Token sebagai penghubung untuk berbagi jaringan komputasi global, menciptakan paradigma baru layanan AI, memperkuat tata kelola lintas negara, serta menghadirkan nilai baru dalam transformasi digital,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Chief Executive Officer GSMA, John Hoffman, mengapresiasi kontribusi China Telecom dalam mendukung perkembangan industri digital global melalui investasi infrastruktur komputasi dan inovasi teknologi berbasis AI.

Menurutnya, GSMA siap memperkuat kerja sama jangka panjang dengan China Telecom guna membangun standar layanan AI Token yang dapat diterapkan secara global.

MENARIK DIBACA:  VinFast Jamin Harga Jual Kembali EV 90%, Perkuat Kepercayaan Konsumen Filipina.

Pada konferensi tersebut, China Telecom Global (CTG) juga memperkenalkan pembaruan program OneGrowth Global Cooperation Initiative 2026 yang difokuskan pada penguatan kemampuan teknologi, pengembangan aplikasi, dan perluasan kolaborasi internasional.

Program tersebut dirancang untuk mempercepat standarisasi, komersialisasi, serta adopsi teknologi AI melalui sistem AI Token yang dapat dimanfaatkan berbagai sektor industri.

China Telecom melaporkan sejumlah capaian strategis selama satu tahun terakhir, di antaranya percepatan pembangunan jaringan pusat data global melalui skema 2+5+X, peningkatan kapasitas kabel bawah laut internasional hingga mencapai lebih dari 304 terabit, serta pengembangan jaringan komunikasi internasional yang kini didukung 185 kabel laut dan darat.

Di sektor layanan digital, perusahaan juga memperluas platform jaringan visual, menghadirkan berbagai produk keamanan berbasis teknologi kuantum, serta memperkuat layanan Internet of Things (IoT) yang telah menjangkau lebih dari 230 negara dan wilayah.

Sebagai bagian dari strategi baru, China Telecom memperkenalkan sistem operasi AI berbasis token melalui platform XINGCHEN TokenHub. Platform tersebut menyediakan layanan terpadu mulai dari penyediaan model AI, pengelolaan data, hingga distribusi aplikasi bagi pelanggan korporasi maupun usaha kecil dan menengah.

MENARIK DIBACA:  Hong Kong Melesat Jadi Nomor Dua Dunia, Kalahkan Banyak Ekonomi Besar

Selain itu, perusahaan mengembangkan empat sektor utama berbasis AI, yakni AI untuk konektivitas, jaringan visual, Internet of Things (IoT), dan kehidupan digital. Seluruh sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi AI di berbagai negara melalui kerja sama dengan mitra global.

Pada konferensi yang sama, China Telecom bersama sejumlah perusahaan teknologi internasional juga meresmikan AI Token Global Service Ecosystem Alliance.

Aliansi tersebut dibentuk untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan layanan AI, mulai dari penyediaan infrastruktur komputasi, pengembangan model kecerdasan buatan, hingga implementasi teknologi di berbagai sektor industri.

Sebagai penutup acara, China Telecom memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra terbaik melalui kategori OneGrowth Best Innovative Carrier Partner, Best Product Innovative Partner, Best Strategic Partner, serta Best Benchmark Partnership sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mempercepat transformasi digital global.

Melalui pembaruan OneGrowth 2026, China Telecom menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem digital yang lebih terbuka, aman, dan inklusif dengan memanfaatkan teknologi AI sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi digital dunia.