HONG KONG SAR, SINKAP.info – DFI Retail Group menjalin kemitraan strategis dengan Becon, perusahaan teknologi kecantikan yang didukung Samsung, untuk meluncurkan layanan analisis kulit dan kulit kepala berbasis kecerdasan buatan (AI)di lebih dari 400 gerai di Asia. Inisiatif ini akan diterapkan secara terintegrasi melalui kanal daring dan luring mulai 2026.
Kolaborasi ini memperkuat komitmen DFI dalam mendorong pertumbuhan segmen wellness sekaligus menghadirkan pengalaman omnichannel yang mengedepankan rekomendasi personal dan saran tepercaya bagi pelanggan bisnis Health & Beauty, khususnya melalui jaringan Guardian dan Mannings.
Diluncurkan Bertahap di Lima Negara
Layanan analisis AI tersebut akan diterapkan secara bertahap di lebih dari 400 gerai Guardian dan Mannings yang tersebar di Hong Kong, Indonesia, Makau, Malaysia, dan Singapura. Selain itu, solusi versi ringan (mobile app lite) juga akan dihadirkan melalui aplikasi Guardian dan Mannings.
Peluncuran skala besar ini merupakan kelanjutan dari uji coba pada 2025 yang mencatat tingkat keterlibatan pelanggan tinggi, peningkatan konversi pembelian, pertumbuhan nilai keranjang belanja, serta skor niat kunjungan ulang yang konsisten di atas 6,5 dari 7.
Pengalaman Wellness Terintegrasi
Melalui teknologi Becon, Guardian dan Mannings dapat memanfaatkan wawasan berbasis data untuk memberikan saran wellness yang disesuaikan serta rekomendasi produk yang lebih personal. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kepercayaan sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan.
Pelanggan dapat memulai analisis singkat secara daring, kemudian diarahkan ke toko untuk pemeriksaan yang lebih mendalam dan konsultasi langsung dengan tenaga wellness terlatih. Integrasi ini mendorong arus pelanggan antara kanal online dan offline serta membantu konsumen mengambil keputusan yang lebih tepat, seiring perluasan portofolio produk wellness berbasis fungsi dan efektivitas.
Analisis Presisi Tinggi
Solusi Becon menggabungkan analisis makro dan mikro dengan dukungan basis data lebih dari tiga juta profil kulit dan rambut. Teknologi pemindai khusus menggunakan kamera resolusi tinggi serta berbagai sensor, termasuk pencitraan UV-A, suhu, kelembapan, dan deteksi aroma.
Dalam waktu sekitar lima menit, sistem ini mampu mengukur 12 parameter kulit dan 12 parameter rambut serta kulit kepala, di antaranya kelembapan, kemerahan, pori-pori, jerawat, keriput, risiko kerontokan rambut, ketebalan rambut, ketombe, sensitivitas, hingga aroma rambut.
Pernyataan Manajemen
Chief Executive Officer Health & Beauty DFI Retail Group, Andrew Wong, mengatakan kemitraan ini menjadi langkah strategis penting dalam pengembangan bisnis wellness perusahaan.
“Dengan mengintegrasikan teknologi dan keahlian profesional yang telah lama kami miliki, kami menghadirkan pengalaman omnichannel yang mendukung kebutuhan wellness pelanggan sekaligus memperkuat keterlibatan dan loyalitas mereka,” ujarnya.
Sementara itu, CEO Becon Minsuk Park menilai kerja sama ini membuka peluang besar untuk menjangkau lebih banyak pelanggan di Asia.
“Dengan mengombinasikan inovasi Becon dan jaringan ritel DFI yang kuat, kami dapat menghadirkan wawasan personal berbasis teknologi secara luas dan membantu pelanggan memahami kondisi wellness mereka dengan lebih baik,” katanya.
Fokus Pengembangan 2026
DFI dan Becon akan terus berkolaborasi seiring peluncuran layanan ini secara bertahap di berbagai gerai dan aplikasi seluler sepanjang 2026. Melalui pendekatan berbasis teknologi, keahlian, dan personalisasi, kedua perusahaan menegaskan komitmen untuk meningkatkan pengalaman wellness pelanggan di kawasan Asia.







