PKBISAR Meranti Resmi Bentuk Kepengurusan Baru Periode 2026–2030 Lewat Musyawarah Besar

MERANTI, SINKAP.info — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Keluarga Batak Islam Saroha (PKBISAR) Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk kepengurusan baru untuk periode 2026–2030 melalui Musyawarah Besar (MuBes), Rabu malam (7/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman H. Irwan Efendi Siregar, Jalan Utama Gang Markisah, Kelurahan Selatpanjang Kota.

MuBes dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKBISAR Kabupaten Kepulauan Meranti serta dihadiri pengurus periode sebelumnya dan warga PKBISAR. Agenda diawali dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus lama atas pelaksanaan program kerja selama masa kepengurusan.

LPJ disampaikan oleh Ketua Harian I, Amrul Fahmi Hasibuan, S.Pd.I, mewakili Ketua Umum Dedi Yuhara Lubis. Dalam laporannya, Amrul Fahmi memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, di antaranya silaturahmi dan pengajian rutin bulanan, peringatan Hari Besar Islam (PHBI), penyaluran santunan kemalangan atau kematian, laporan kas wirid pengajian dan PHBI, inventaris organisasi, serta sisa kas keuangan bersama. Forum menyatakan menerima LPJ tersebut secara mufakat.

MENARIK DIBACA:  Asisten Administrasi Umum Sudanri Pimpin Ucapara Peringatan Hari Jadi Provinsi Riau di Meranti

Selanjutnya, forum membentuk Tim Formatur melalui mekanisme musyawarah mufakat. Hasilnya, Pandumaan Siregar, S.P. ditetapkan sebagai Ketua Umum, M. Amin Siregar sebagai Sekretaris Umum, dan Ida Yuliani Ritonga sebagai Bendahara Umum.

Ketua Umum terpilih, Pandumaan Siregar yang akrab disapa Pandu, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta menegaskan pentingnya dukungan dan bimbingan dari para pendahulu.

“Ini merupakan amanah dan tanggung jawab bersama. Tunjuk ajar dari orang tua dan pengurus sebelumnya sangat dibutuhkan agar PKBISAR Meranti dapat bergerak visioner dan progresif,” ujarnya.

MENARIK DIBACA:  Wabup H Asmar Hadiri Kegiatan Rutin Bulanan BKMT di Tenggayun Raya

Pandu menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan pendataan ulang pengurus lama, baik yang aktif maupun pasif, bersama Tim Formatur.

“Kami akan merevitalisasi kepengurusan melalui pendekatan persuasif, kolektif, dan kolegial sesuai nilai budaya Batak. Dalam waktu dekat akan digelar pertemuan lanjutan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, forum juga menetapkan Dewan Pembina dan Dewan Penasehat melalui musyawarah mufakat. Dewan Pembina terdiri dari Rusli Siregar, J. Harahap, Mahyudin Harahap, dan Rusdi Darman Lubis. Sementara Dewan Penasehat diisi oleh Ali Murdani Siregar, Harman Siregar, dan Sabar Siregar.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan serah terima jabatan (sertijab) pengurus lama kepada pengurus baru serta penandatanganan berita acara.