Hong Kong Rayakan 50 Tahun Dragon Boat Internasional, Hadirkan Festival Spektakuler dan Mendunia

GLOBAL, Sports33 Dilihat

HONG KONG, SINKAP.info – Hong Kong kembali menjadi pusat perhatian dunia dengan penyelenggaraan Hong Kong International Dragon Boat Races 2026, ajang balap perahu naga internasional yang tahun ini menandai peringatan 50 tahun penyelenggaraannya. Festival yang berlangsung pada 19 Juni hingga 1 Juli 2026 itu menghadirkan rangkaian perlombaan, pertunjukan budaya, dan hiburan yang digelar di kawasan Victoria Harbour, Tsim Sha Tsui.

Diselenggarakan oleh Hong Kong Tourism Board (HKTB), festival tahun ini diperpanjang menjadi 13 hari sebagai bagian dari perayaan Hong Kong Summer Fun. Periode penyelenggaraan dimulai bertepatan dengan Festival Tuen Ng atau Dragon Boat Festival dan ditutup pada 1 Juli yang merupakan peringatan 29 tahun berdirinya Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR).

Ketua Hong Kong Tourism Board, Dr. Peter Lam, mengatakan penyelenggaraan tahun ini menjadi yang paling meriah dengan menghadirkan lebih banyak perlombaan, hiburan, dan atraksi budaya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, festival tersebut tidak hanya memberikan pengalaman wisata yang khas bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, tetapi juga memperkuat posisi Hong Kong sebagai ibu kota penyelenggaraan berbagai event internasional di Asia.

Sebanyak lebih dari 220 tim dari 16 negara dan kawasan akan bersaing memperebutkan gelar juara di lintasan Victoria Harbour yang menjadi ikon perlombaan perahu naga dunia.

MENARIK DIBACA:  Hitung Mundur 100 Hari, Sanya Matangkan Persiapan Asian Beach Games 2026

Dalam rangka peringatan setengah abad penyelenggaraan, panitia menghadirkan dua kategori khusus, yakni 50th Anniversary Fishermen Invitational Cup dan 50th Anniversary Championship, sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi olahraga perahu naga.

Selain kompetisi, pengunjung juga dapat menikmati beragam atraksi di sepanjang Avenue of Stars. Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain pameran perahu naga kayu tradisional sepanjang 22 meter, instalasi bertema perahu naga hasil kolaborasi dengan film Minions & Monsters, pertunjukan musik, serta berbagai seni budaya tradisional seperti bela diri Wing Chun, permainan diabolo, hingga pertunjukan alat musik tradisional Tiongkok, ruan dan guzheng.

Momentum perayaan juga semakin istimewa setelah International Dragon Boat Federation (IDBF) mengumumkan pemindahan kembali kantor pusat organisasinya ke Hong Kong. Organisasi tersebut secara resmi mendirikan badan hukum di Hong Kong pada 29 April 2026 sebagai bagian dari strategi memperkuat pengembangan olahraga perahu naga di tingkat internasional.

Presiden IDBF, Claudio Schermi, menyatakan bahwa langkah tersebut menjadi awal baru bagi organisasi yang memiliki sejarah panjang dengan Hong Kong sebagai tempat lahirnya balap perahu naga modern di tingkat internasional.

MENARIK DIBACA:  Ascott Targetkan Ganda Portofolio di India Menjadi 12.000 Unit pada 2028

“Pemindahan ini bukanlah akhir, melainkan awal baru yang memperkuat kemampuan kami melayani anggota dan komunitas perahu naga di seluruh dunia,” ujarnya.

Pemerintah Hong Kong juga mendukung langkah tersebut melalui program Pilot Scheme to Strengthen the Presence of Hong Kong in Asian and International Sports Associations, yang bertujuan menarik organisasi olahraga internasional untuk mendirikan kantor pusat maupun kantor regional di kota tersebut.

Festival Perahu Naga sendiri merupakan tradisi budaya Tiongkok yang telah berlangsung lebih dari 2.000 tahun. Perayaan ini digelar setiap hari kelima bulan kelima dalam kalender lunar untuk mengenang penyair patriotik Qu Yuan yang menurut legenda mengorbankan dirinya demi mempertahankan prinsip dan kecintaannya terhadap negeri.

Selain menyaksikan perlombaan, masyarakat juga dapat menikmati kuliner khas festival, seperti zongzi, yakni ketan berisi aneka isian yang dibungkus daun bambu dan dikukus atau direbus. Hidangan tradisional tersebut menjadi salah satu simbol penting dalam perayaan Festival Perahu Naga setiap tahunnya.

Melalui penyelenggaraan yang semakin meriah, Hong Kong berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata olahraga dan budaya kelas dunia sekaligus menarik lebih banyak wisatawan internasional.