Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Ekonomi Desa Siap Melonjak Pesat

NASIONAL, Politik94 Dilihat

NGANJUK, SINKAP.info – Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan.

Sebanyak 1.061 koperasi yang mulai beroperasi terdiri atas 530 unit di Jawa Timur yang tersebar di tujuh kabupaten serta 531 unit di Jawa Tengah yang tersebar di delapan kabupaten/kota.

Pemerintah menargetkan koperasi tersebut menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau fasilitas Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak bersama jajaran menteri terkait.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung kesiapan operasional koperasi, mulai dari sistem distribusi pangan, pengelolaan hasil pertanian hingga dukungan infrastruktur pemberdayaan masyarakat desa.

MENARIK DIBACA:  Menteri Nusron Ingatkan Pemimpin Jangan Persulit Rakyat Saat Pengajian Pandeglang Banten Berlangsung

Acara peresmian kemudian diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama yang dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, unsur TNI-Polri, kepala daerah, serta pengurus koperasi dari berbagai daerah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan peresmian tersebut bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa.

Menurutnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi bentuk pelaksanaan ekonomi konstitusional yang menempatkan rakyat sebagai pelaku utama pembangunan.

“Inilah wujud ekonomi konstitusional. Negara hadir bukan untuk segelintir kelompok, tetapi memastikan rakyat menjadi pelaku utama dan penerima manfaat utama pembangunan,” ujar Zulkifli Hasan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut operasionalisasi 1.061 koperasi tersebut sebagai tonggak bersejarah bagi Indonesia.

Ia menilai program itu menjadi pencapaian penting karena pemerintah mampu meresmikan lebih dari seribu koperasi lengkap dengan fasilitas fisik dan sistem operasional dalam waktu relatif singkat.

“Hari ini adalah hari yang penting, adalah tonggak bersejarah. Saya kira kalau dicari di negara-negara lain pun, apalagi di sejarah bangsa kita, ada suatu pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi seribu lebih koperasi secara fisik lengkap, saya kira hari ini cukup penting,” ujar Presiden.

MENARIK DIBACA:  Artis Ammar Zoni Kembali Ditangkap, Apa Kasusnya?

Prabowo juga menyoroti percepatan pembangunan program tersebut yang menurutnya berhasil diwujudkan kurang dari satu tahun sejak konsep awal dirancang.

Ia menyebut pembangunan fisik koperasi mulai dilakukan sekitar November 2025 dan dalam kurun tujuh bulan pemerintah berhasil mengoperasionalkan 1.061 koperasi.

“Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi. Tetapi tadi dilaporkan Menko Pangan, secara fisik yang sudah siap adalah lebih dari 9.000 gedung, 9.000 gudang, dan 9.000 sistem. Saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Pemerintah berharap keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu memperkuat distribusi pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan di berbagai daerah.