“No Data, No Talk”, Strategi Fundraising Berbasis Data Ubah Nasib UMKM ASEAN

GLOBAL112 Dilihat

KUALA LUMPUR, SINKAP.info – Di tengah iklim investasi yang semakin selektif, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak lagi cukup mengandalkan visi, semangat, atau presentasi statis untuk menarik pendanaan. Prinsip baru dalam dunia fundraising kini mengemuka: No Data, No Talk.

Pesan tersebut menjadi sorotan utama dalam Data Fundraising Masterclass yang digelar oleh BizPal by Simplyfi™pada 12–14 Desember 2025 di Kuala Lumpur. Kegiatan ini diikuti hampir 80 pemilik UMKM, pendiri usaha, serta pimpinan senior dari berbagai sektor di kawasan ASEAN.

Program intensif selama tiga hari ini dirancang untuk membantu UMKM meninggalkan pola pengambilan keputusan yang terfragmentasi, sekaligus membangun narasi bisnis berbasis data yang terintegrasi antara teknologi, merek, dan keuangan guna menarik minat investor.

CapitalOS Jadi Fondasi Narasi Investor

Dalam masterclass tersebut, peserta dibimbing menyusun model bisnis, mengidentifikasi value drivers, serta menerjemahkan strategi usaha ke dalam narasi keuangan yang siap dipresentasikan kepada investor. Seluruh proses dilakukan menggunakan CapitalOS, platform corporate finance berbasis data milik BizPal.

Platform ini mengonsolidasikan data operasional, strategis, dan keuangan ke dalam satu dashboard terpadu yang dirancang sesuai dengan perspektif dan kebutuhan investor.

“Kami ingin memastikan UMKM tidak lagi masuk ke ruang diskusi pendanaan tanpa pemahaman yang jelas terhadap angka bisnis mereka,” ujar CEO BizPal by Simplyfi™, Anya Tan, dalam keterangannya.

Menurutnya, teknologi, merek, dan keuangan tidak seharusnya diperlakukan sebagai inisiatif terpisah, melainkan satu kesatuan cerita nilai perusahaan yang terukur dan kredibel.

Teknologi sebagai Strategi Pertumbuhan Terukur

Salah satu sesi menghadirkan Chris Teng, Sales Director FSBM Holdings Berhad, yang menekankan pentingnya cetak biru teknologi dalam membangun skala usaha.

MENARIK DIBACA:  DHL Tancap Gas Keberlanjutan, 1.800 Kendaraan Listrik Beroperasi di Asia Pasifik

“Setiap bisnis saat ini membutuhkan strategi teknologi yang jelas, bukan hanya untuk efisiensi operasional, tetapi juga untuk menarik investor. Teknologi adalah fondasi skalabilitas,” jelasnya.

Peserta mempelajari bagaimana investasi teknologi dapat diterjemahkan menjadi metrik operasional dan dampak keuangan jangka panjang, sehingga teknologi tidak lagi sekadar fungsi pendukung, melainkan penggerak valuasi perusahaan.

Brand dan Kekayaan Intelektual Jadi Aset Bernilai

Topik lain yang menjadi perhatian adalah peran merek dan kekayaan intelektual (IP) dalam proses fundraising. Tee Lin Yik, CEO sekaligus Co-founder Tee IP Sdn Bhd, menegaskan bahwa aset tidak berwujud memiliki kontribusi signifikan terhadap nilai perusahaan.

“Pemasaran, desain, dan aset digital bukan sekadar biaya. Jika dikelola dengan benar, semuanya dapat diakui sebagai aset yang meningkatkan valuasi,” ujarnya.

Melalui CapitalOS, peserta diajak mendokumentasikan dan mengelola brand serta IP sebagai aset pencipta nilai, sehingga meningkatkan kredibilitas saat proses due diligence.

Perspektif Investor: Data, Tata Kelola, Transparansi

Menutup hari kedua, Dylan Woon, Director Sparta Haus, mengulas pentingnya data real-time dan tata kelola dari sudut pandang investor.

“Laporan statis sudah tidak lagi memadai. Investor mengharapkan dashboard langsung dan jejak tata kelola yang jelas. Platform seperti CapitalOS membantu UMKM menyelaraskan strategi bisnis dengan kredibilitas finansial,” katanya.

Peserta dilatih untuk melihat bisnis mereka melalui kacamata investor, dengan menekankan konsistensi data, disiplin tata kelola, dan kejelasan keuangan sebagai faktor penentu valuasi.

Dari Pembelajaran ke Aksi Nyata

Tidak berhenti pada teori, program ini menghasilkan keluaran konkret. Peserta menyusun pitch deck siap investor dengan bantuan perangkat berbasis AI, dan sebagian besar berhasil menyelesaikannya selama program berlangsung.

MENARIK DIBACA:  Southco Perluas Pilihan Produk dengan Fitur Baru di Lini E5 Cam Latches

Pada hari ketiga, sejumlah peserta terpilih mempresentasikan pitch deck mereka di hadapan investor dan panel juri, yang kemudian berlanjut pada diskusi lanjutan serta minat awal pendanaan.

BizPal Luncurkan Global Mentorship Exchange

Sebagai penutup rangkaian acara, BizPal mengumumkan soft launch Global Mentorship Exchange (GMx), sebuah inisiatif ekosistem strategis yang menghubungkan pengusaha berpengalaman dengan wirausaha berpotensi tinggi.

GMx dirancang sebagai platform global yang memadukan mentoring dengan evaluasi berbasis data, penilaian teknologi, serta tolok ukur transparan yang selaras dengan ekspektasi investor.

Menurut penyelenggara, inisiatif ini menjadi tahap awal pembentukan ekosistem terpadu yang menggabungkan pengalaman, data, dan teknologi untuk mendukung pertumbuhan usaha berkelanjutan.

Divalidasi Peserta

Hasil evaluasi pasca-program menunjukkan respons positif dari peserta. Lebih dari 80 persen responden memberikan skor rekomendasi 8–10 pada skala Net Promoter Score. Program ini juga memperoleh nilai rata-rata 4,52 dari 5 untuk manfaat yang diterima dibandingkan investasi yang dikeluarkan.

Menuju UMKM Siap Investor

BizPal memastikan keberlanjutan program dengan mengundang seluruh peserta mengikuti sesi pelatihan daring lanjutan untuk memperkuat implementasi CapitalOS. Pendaftaran minat awal untuk program Data Fundraising 2026 pun telah dibuka.

Melalui pendekatan One System, One Story, BizPal by Simplyfi™ menegaskan bahwa di pasar modal saat ini, data menjadi titik awal setiap percakapan pendanaan.

Tentang BizPal by Simplyfi™
BizPal by Simplyfi™ merupakan penyedia solusi corporate finance berbasis data yang membantu UMKM ASEAN menjadi investor-ready. Melalui platform CapitalOS, BizPal mengintegrasikan teknologi, merek, dan keuangan ke dalam satu narasi nilai perusahaan yang terukur dan relevan bagi investor.