Bupati Asmar Bertemu Kapolda Riau, 50 Anak Meranti Berpeluang Jadi Polisi

Pekanbaru23 Dilihat

PEKANBARU, SINKAP.info — Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melakukan pertemuan silaturahmi dengan Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan guna memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kepolisian Daerah Riau. Pertemuan berlangsung di Gedung Polda Riau, Pekanbaru, Kamis (26/2/2026).

Silaturahmi tersebut difokuskan pada pembahasan kolaborasi program strategis pembangunan daerah, khususnya yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam pertemuan itu, Bupati Asmar turut didampingi Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Sudandri, SH, Asisten II Sekdakab Meranti Irmansyah, M.Si, serta sejumlah kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti.

Kedatangan Bupati dan rombongan disambut langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan di ruang kerjanya. Kapolda menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di daerah.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam pembahasan dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap sejumlah program strategis Polda Riau tahun 2026. Salah satunya adalah rencana pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kepulauan Meranti yang digagas oleh Polri dan Polda Riau.

MENARIK DIBACA:  Bunda PAUD Meranti Raih Penghargaan Riau, Dorong Pendidikan Anak Terpencil Berkualitas

Program tersebut ditujukan untuk mempermudah akses dan mobilitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, agar dapat beraktivitas dengan aman, terutama di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi dan Pulau Merbau.

Selain itu, Kapolda Riau juga mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mengembangkan Desa Tematik sebagai upaya penguatan potensi lokal daerah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga perkebunan.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, keamanan, serta ketahanan pangan dari tingkat desa,” ujar Kapolda Riau.

Untuk menyukseskan program tersebut, Kapolda menyarankan agar Pemkab Kepulauan Meranti melakukan studi banding ke sejumlah daerah di Pulau Jawa yang dinilai berhasil mengimplementasikan konsep desa tematik.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Riau juga memberikan peluang besar bagi putra-putri daerah Kepulauan Meranti untuk bergabung menjadi anggota Polri. Sebanyak 50 orang diproyeksikan dapat direkomendasikan dan difasilitasi oleh pemerintah daerah untuk mengikuti seleksi anggota Polri.

Kapolda berharap, setelah lulus seleksi, para putra-putri terbaik Meranti tersebut dapat kembali mengabdi dan bertugas di daerah asalnya.

MENARIK DIBACA:  DPRD Hadiri Sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2021

Tak hanya itu, Kapolda Riau turut mendorong implementasi program Green Policing dengan menginisiasi regulasi daerah berupa kewajiban setiap keluarga menanam minimal lima pohon. Program ini juga disertai skema apresiasi bagi pelajar berusia 17 tahun yang menanam sedikitnya 15 pohon, berupa pembuatan SIM gratis dengan ketentuan mendokumentasikan kegiatan tersebut di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Asmar menyatakan bahwa pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk semakin memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Polda Riau yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh program-program kepolisian, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan publik, penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta percepatan pembangunan daerah.

“Sinergi yang solid antara Polda Riau dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sangat penting dalam mewujudkan visi dan misi daerah menuju Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera,” ujar Bupati Asmar