Mahasiswi Indonesia Raih Emas iGEM, Harumkan CUHK di Kancah Global

GLOBAL279 Dilihat

HONG KONG, SINKAP.info – Prestasi membanggakan diraih oleh Michelle Lee, mahasiswi asal Indonesia yang kini menempuh studi tahun ketiga di program Biomedical Engineering di The Chinese University of Hong Kong (CUHK). Bersama timnya, Michelle berhasil meraih Medali Emas dalam ajang internasional iGEM Grand Jamboree 2024 yang digelar di Paris, Prancis.

Proyek tim CUHK bertajuk “ResiSense” mendapat pengakuan tinggi di ajang bergengsi tersebut dan juga dinominasikan untuk kategori Best Education dalam tingkat sarjana.

“Mengikuti iGEM di Paris merupakan pengalaman pertama saya di Eropa. Hasil yang kami capai jauh melampaui ekspektasi dan menjadi pengakuan atas kerja keras selama setahun,” ungkap Michelle.

Portofolio Riset dan Prestasi Akademik

Selain aktif dalam kegiatan kompetisi ilmiah, Michelle juga memiliki rekam jejak penelitian yang kuat. Ia pernah menjalani magang musim panas di Belun Technology Company Limited di Hong Kong Science and Technology Park. Ia juga terlibat dalam riset optogenetik di bawah bimbingan Prof. Duan Liting, serta riset lanjutan di laboratorium nanomedisin milik Prof. Jonathan Choi.

MENARIK DIBACA:  NetApp Luncurkan Sistem Penyimpanan Blok Terbaru untuk Modernisasi Infrastruktur Data

Program Biomedical Engineering di CUHK dikenal luas karena menggabungkan prinsip rekayasa teknik, ilmu biologi, dan pengalaman praktikum langsung.

“Pendekatan interdisipliner yang ditawarkan program ini memberikan fondasi kokoh untuk berinovasi di bidang teknologi medis,” tutur Michelle, yang juga mempresentasikan proyek “ResiSense” dalam forum TEDxCUHK pada musim panas 2025.

Pilihan Pendidikan Strategis di Asia

Michelle memilih CUHK karena reputasi akademiknya, program beasiswa yang komprehensif, dan lokasi strategis Hong Kong sebagai penghubung budaya Timur dan Barat. Menurutnya, jaringan kemitraan industri dan peluang riset yang luas di CUHK menciptakan lingkungan ideal bagi mahasiswa internasional untuk berkembang.

Langkah Selanjutnya

Menjelang tahun terakhir studinya, Michelle kini tengah fokus menyelesaikan Final Year Project serta aktif dalam inisiatif inovasi yang dikelola oleh departemennya. Setelah lulus, ia berencana untuk melanjutkan studi doktoral, memperdalam pengalaman riset yang telah dirintis sejak jenjang sarjana.

MENARIK DIBACA:  Mulai dari 11 Jutaan! Mobil Listrik VinFast Resmi Dijual di Laos Lewat Platform GSM

Dampak Program Pendidikan CUHK

Pencapaian Michelle menjadi bukti keberhasilan CUHK dalam menyelenggarakan pendidikan teknik biomedis kelas dunia. Program ini terus menarik mahasiswa internasional berkualitas, dengan kurikulum yang menekankan kolaborasi riset, inovasi, dan pendekatan praktis di tengah ekosistem riset yang dinamis di Hong Kong.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program Biomedical Engineering di CUHK, kunjungi: https://www.bme.cuhk.edu.hk/new/index.php

Tentang CUHK
Didirikan pada tahun 1963, The Chinese University of Hong Kong (CUHK) merupakan salah satu universitas riset terkemuka di Asia. Dengan reputasi internasional dan kurikulum interdisipliner, CUHK secara konsisten menempati peringkat atas dalam pendidikan tinggi global.