Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau, Ini Harapan Besarnya kepada Pemimpin Baru

Pekanbaru50 Dilihat

PEKANBARU, SINKAP.info – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, menghadiri acara kenal pamit Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau di GOR Presisi Polda Riau, Pekanbaru, Minggu (11/10/2026).

Acara tersebut menandai peralihan kepemimpinan Polda Riau dari Irjen Pol Herry Heryawan yang mendapat amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri kepada Irjen Pol Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau yang baru.

Kegiatan itu turut dihadiri Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi yang mewakili Plt. Gubernur Riau SF Haryanto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau, bupati dan wali kota se-Provinsi Riau, serta tokoh masyarakat, adat, pemuda, dan agama.

Dalam sambutannya, Herry Heryawan menyampaikan rasa haru sekaligus kebanggaannya setelah menjalankan tugas sebagai Kapolda Riau sejak Maret 2025. Ia menilai pergantian jabatan merupakan bagian dari perjalanan pengabdian seorang anggota Polri.

Herry menegaskan, selama bertugas di Riau, dirinya berupaya membangun pola kerja kolaboratif dengan berbagai pihak, bukan sekadar menjalankan kewenangan institusi kepolisian.

“Saya tidak datang untuk dilayani. Saya datang untuk bekerja bersama rekan-rekan dan masyarakat. Masyarakat tidak melihat kita sebagai bintang satu atau bintang dua, tetapi melihat bahwa kita memiliki tugas untuk menjaga negara dan melayani dengan hati,” ujar Herry.

Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, solidaritas, sinergi, dan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat perlu terus diperkuat.

“Anugerah dari sebuah amanah adalah tanggung jawab. Karena itu amanah harus kita jaga. Kekuatan kita saat ini terletak pada solidaritas, sinergi dan kolaborasi,” katanya.

Herry juga mengingatkan jajaran kepolisian agar tidak bekerja secara sektoral dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat. Ia menilai seluruh unsur memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

MENARIK DIBACA:  Peduli Masyarakat Miskin: Jetro Sibarani SH MH CHt dan Rekan Dirikan LBH Jetsiber

Ia mendorong terbentuknya budaya kepolisian yang hadir, inklusif, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Senjata kita hari ini bukan hanya senjata dalam arti fisik, tetapi kepercayaan publik yang diberikan kepada kita. Kepercayaan itu harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Herry turut menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui pembinaan masyarakat dan penguatan peran jajaran kepolisian di wilayah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendeteksi potensi persoalan sejak dini dan mencari solusi bersama masyarakat.

Selama memimpin Polda Riau, Herry juga memperkenalkan pendekatan Green Policing, yakni pendekatan kepolisian yang turut menempatkan perlindungan lingkungan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas. Program tersebut menjadi salah satu pendekatan yang dikembangkan selama kepemimpinannya di Bumi Lancang Kuning.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung program Polda Riau, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan, pemberantasan narkoba, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta kegiatan sosial.

Kapolda Baru Berkomitmen Lanjutkan Program Positif

Sementara itu, Kapolda Riau yang baru, Irjen Pol Arman Achdiat, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah dan melanjutkan program-program positif yang telah berjalan.

Ia menegaskan bahwa kepolisian harus terus membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan profesional.

“Insyaallah kami siap untuk mengemban amanah ini. Dan pastinya kami akan segera menerapkan perintah Bapak Kapolri untuk membuat Polri lebih dekat lagi dengan masyarakat secara humanis dan profesional,” ujar Arman.

Sebelum resmi menjalankan tugasnya, Arman juga mendapat penyambutan melalui tradisi Melayu Tepuk Tepung Tawar di Mapolda Riau. Tradisi tersebut menjadi simbol doa dan harapan agar kepemimpinannya berjalan lancar serta membawa kebaikan bagi masyarakat Riau.

Arman sebelumnya menjabat sebagai perwira tinggi Baintelkam Polri dengan penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN). Ia dipercaya menggantikan Herry Heryawan yang mendapat penugasan baru sebagai Kabaharkam Polri.

MENARIK DIBACA:  Komisi IV Harap Disdik Provinsi Tegaskan Sistem Zonasi PPDB

Bupati Asmar Harapkan Kerja Sama Terus Diperkuat

Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Herry Heryawan selama memimpin Polda Riau. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Menurut Asmar, kerja sama tersebut juga sangat dibutuhkan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan, pesisir, hutan, dan perbatasan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Irjen Pol Herry Heryawan atas pengabdian dan sinergi yang telah terbangun selama bertugas di Riau. Semoga amanah di tempat tugas yang baru dan semakin sukses dalam menjalankan tugas,” ujar Asmar.

Kepada Kapolda Riau yang baru, Asmar menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus harapan agar koordinasi dan kolaborasi antara Polda Riau dan pemerintah daerah terus ditingkatkan.

“Kami juga mengucapkan selamat datang kepada Bapak Irjen Pol Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau. Kami berharap koordinasi dan kolaborasi yang sudah terjalin selama ini dapat terus dilanjutkan dan diperkuat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban dan mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Asmar menambahkan, tantangan keamanan di Riau membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Kondisi geografis yang mencakup kawasan pesisir, kepulauan, hutan, dan wilayah perbatasan memerlukan pola pelayanan serta pengamanan yang mampu menjangkau masyarakat secara luas.

Acara kenal pamit berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pelayanan kepolisian yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kesinambungan sinergi dengan Polda Riau menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.