68 Tim Ramaikan Armada Cup I 2026, Wabup Muzamil Beri Peringatan Tegas soal Sportivitas

MERANTI, SINKAP.info – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., menekankan pentingnya sportivitas, keamanan, dan pembinaan atlet dalam Turnamen Armada Cup I Tahun 2026. Ia mengingatkan seluruh pemain agar tidak terpancing emosi dan menjadikan kompetisi sebagai ajang mempererat persaudaraan.

Pesan tersebut disampaikan Muzamil saat membuka Armada Cup I di Lapangan Cik Bujang Armada, Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Sabtu (10/1/2026). Turnamen ini diikuti 68 tim sepak bola yang berasal dari empat kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Muzamil berharap turnamen tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet dan pencarian bibit pesepak bola potensial di daerah.

Menurutnya, Kepulauan Meranti memiliki banyak pemain berbakat. Namun, potensi tersebut perlu dikembangkan melalui latihan rutin, kedisiplinan, serta pembinaan yang terarah agar mampu menghasilkan prestasi.

“Kalau kita ingin mendapatkan hasil yang luar biasa, maka usaha yang dilakukan juga harus lebih. Bakat saja tidak cukup, tetapi harus diasah melalui latihan yang rutin, disiplin, dan terarah,” ujar Muzamil.

Ia menambahkan, pembinaan sepak bola membutuhkan keseriusan para pemain serta dukungan berbagai pihak, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Selain kemampuan individu, menurut Muzamil, pemain juga perlu memiliki kondisi fisik yang prima, penguasaan teknik, pemahaman strategi, dan kemampuan bekerja sama dalam tim. Dengan pembinaan berkelanjutan, ia berharap atlet-atlet asal Kepulauan Meranti mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

MENARIK DIBACA:  Bupati Asmar Tinjau Pelabuhan Tanjung Harapan, Sebut Arus Mudik Lancar

Wabup Ingatkan Pemain Tidak Terpancing Emosi

Selain menyoroti pembinaan atlet, Muzamil mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan sportivitas selama pertandingan. Ia menyayangkan masih terjadinya perselisihan hingga perkelahian dalam sejumlah kompetisi olahraga, termasuk sepak bola, futsal, mini soccer, dan bola voli.

Menurutnya, olahraga seharusnya menjadi sarana untuk menunjukkan kemampuan, membangun karakter, dan mempererat hubungan antarmasyarakat, bukan menjadi pemicu konflik.

“Olahraga ini yang harus ditonjolkan adalah keterampilan dan kemampuan, bukan kemampuan berkelahi. Jangan sampai pertandingan sepak bola justru menjadi ajang perkelahian. Mari kita jaga kekompakan dan selesaikan setiap persoalan dengan baik,” tegasnya.

Muzamil meminta panitia, pemain, ofisial, dan masyarakat bersama-sama menjaga ketertiban selama turnamen berlangsung. Ia juga mengingatkan agar setiap provokasi atau ejekan yang berpotensi memicu konflik dapat segera diredam.

Ia menegaskan, kemenangan dalam pertandingan tidak boleh mengorbankan hubungan baik yang telah terjalin di tengah masyarakat.

“Jangan sampai karena turnamen, hubungan silaturahmi yang selama ini terjalin baik justru menjadi rusak. Mari kita tingkatkan prestasi olahraga dan jadikan kegiatan ini sebagai kebanggaan bersama,” pesannya.

68 Tim dari Empat Kecamatan Ambil Bagian

Ketua Panitia Pertandingan, Abdul Hanifah, mengatakan keikutsertaan 68 tim menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga sepak bola.

Puluhan tim tersebut berasal dari Kecamatan Pulau Merbau, Tebing Tinggi Barat, Rangsang Barat, dan Tebing Tinggi Timur.

MENARIK DIBACA:  Wabup Muzamil Sambut Ekspedisi Merah Putih Presisi, 1.200 Mangrove Ditanam di Tanah Merah

Ia berharap Armada Cup I menjadi sarana mempererat silaturahmi antartim sekaligus mendorong perkembangan sepak bola di Kabupaten Kepulauan Meranti. Abdul Hanifah juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjaga keamanan serta ketertiban agar turnamen berjalan lancar hingga selesai.

Kepala Desa Semukut, Firmansyah, turut menyambut baik penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai Armada Cup I dapat menjadi kegiatan positif bagi masyarakat sekaligus langkah awal memperkuat pembinaan sepak bola, khususnya di Kecamatan Pulau Merbau.

Firmansyah mengajak seluruh peserta bertanding secara sportif, menjaga kekompakan, dan menghormati setiap tim yang berlaga.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Atan Ibrahim, sejumlah kepala dinas, Camat Pulau Merbau Herman, Kepala Bagian Perbatasan Gilang, para kepala desa se-Kecamatan Pulau Merbau, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan tim dan ofisial peserta.

Rangkaian pembukaan ditandai dengan tendangan bola perdana oleh Muzamil Baharudin. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan antara klub dari Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, dan klub dari Desa Teluk Ketapang, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.

Melalui penyelenggaraan Armada Cup I Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap partisipasi masyarakat dalam olahraga semakin meningkat, silaturahmi antarkecamatan semakin erat, serta lahir atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.