HONG KONG, SINKAP.info – Penyedia pusat data terbesar di Hong Kong, SUNeVision Holdings Ltd., mengumumkan percepatan pengembangan fasilitas pusat data unggulannya, MEGA IDC, menyusul meningkatnya permintaan layanan data center yang didorong oleh pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan (cloud computing).
Pengumuman tersebut disampaikan manajemen perusahaan dalam sesi tanya jawab setelah Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham (Extraordinary General Meeting/EGM) yang digelar pada 30 Juni 2026. Dalam rapat itu, seluruh resolusi terkait transaksi afiliasi berkelanjutan disetujui oleh para pemegang saham independen.
Manajemen SUNeVision mengungkapkan bahwa perusahaan telah memperoleh komitmen dari satu pelanggan besar untuk menggunakan kapasitas di MEGA IDC Fase Pertama. Proses pemindahan operasional pelanggan dijadwalkan dimulai pada akhir tahun ini.
Dengan terealisasinya komitmen tersebut, tingkat okupansi MEGA IDC Fase Pertama diperkirakan meningkat signifikan dari sekitar 30 persen menjadi sekitar 70 persen.
Selain itu, perusahaan juga mengaku masih menerima minat yang tinggi dari sejumlah calon pelanggan untuk memanfaatkan kapasitas yang tersisa di dua lantai lainnya pada fasilitas tersebut.
Menurut SUNeVision, tingginya permintaan terhadap pusat data premium dipicu oleh semakin luasnya adopsi teknologi AI serta ekspansi infrastruktur komputasi awan di kawasan Asia.
Untuk mengakomodasi pertumbuhan pasar tersebut, perusahaan memutuskan mempercepat pembangunan MEGA IDC Fase Kedua dan Fase Ketiga. Kedua fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.
Manajemen menyatakan optimistis terhadap prospek jangka panjang industri pusat data di Hong Kong. Dukungan infrastruktur modern, kapasitas yang dapat terus dikembangkan, serta ekosistem konektivitas yang luas dinilai menjadi keunggulan utama perusahaan dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan layanan digital.
SUNeVision merupakan unit teknologi dari Sun Hung Kai Properties sekaligus penyedia pusat data terbesar di Hong Kong. Perusahaan menyediakan layanan pusat data yang bersifat netral terhadap operator telekomunikasi maupun penyedia layanan cloud, sehingga mampu melayani berbagai perusahaan lokal maupun internasional.
Melalui jaringan MEGA Campus, SUNeVision menghubungkan sejumlah fasilitas pusat data seperti MEGAi, MEGA Gateway, MEGA IDC, MEGA Plus, dan MEGA Two yang saling terintegrasi menggunakan jaringan serat optik khusus.
Perusahaan juga terus memperkuat posisinya sebagai pusat konektivitas digital di Asia dengan menghadirkan fasilitas stasiun pendaratan kabel bawah laut serta koneksi langsung ke berbagai platform cloud global.
Dengan strategi ekspansi tersebut, SUNeVision berharap dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang sekaligus memperkuat peran Hong Kong sebagai pusat informasi regional dan gerbang digital menuju Tiongkok daratan.







