Grab Akuisisi Infermove Perkuat Robotika AI untuk Pengantaran Otomatis Asia Tenggara Regional

GLOBAL, TEKNOLOGI80 Dilihat

NEW YORK, SINKAP.info – Grab Holdings Ltd., perusahaan teknologi berbasis di Singapura, mengumumkan telah mengakuisisi Infermove, perusahaan robotika berbasis kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat kapabilitas pengantaran otomatis Grab, khususnya pada segmen first mile dan last mile dalam rantai logistik.

Akuisisi tersebut diumumkan pada 19 Desember 2025 dan menandai ekspansi Grab ke sektor robotika AI sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi layanan pengantaran di tengah meningkatnya permintaan dan biaya tenaga kerja.

Infermove didirikan pada awal 2021 oleh Aaron Lu di Santa Clara, Amerika Serikat, sebelum memperluas operasinya ke Beijing dan Suzhou, Tiongkok. Perusahaan ini berfokus pada riset, pengembangan, serta manufaktur robot otonom yang dirancang untuk lingkungan tidak terstruktur, termasuk robot pengantar trotoar dengan kemampuan manipulasi lengan serta robot mobilitas personal.

Teknologi Infermove memanfaatkan data berkendara dari kendaraan non-motor seperti skuter listrik kurir untuk melatih robot agar mampu beradaptasi dengan kondisi dunia nyata yang kompleks. Melalui pendekatan imitation learning, reinforcement learning, serta algoritma end-to-end yang dikembangkan secara mandiri, robot Infermove mampu menjalankan tugas pengantaran dengan perilaku menyerupai manusia.

MENARIK DIBACA:  Dusit Thani Kyoto Raih Penghargaan Four-Star dari Forbes Travel Guide 2025

Salah satu inovasi utamanya adalah Rider Shadow System, sistem pengumpulan data berbasis crowdsourcing yang memungkinkan pelatihan robot secara lebih cepat dan efisien, sekaligus mengatasi tantangan mahalnya akuisisi data dalam industri kecerdasan buatan berwujud (embodied intelligence).

Pendiri Infermove, Aaron Lu, baru-baru ini masuk dalam daftar Forbes 100 Most Influential Chinese Elites 2025, mencerminkan pengakuan global atas kontribusinya di bidang teknologi. Sebelumnya, Lu memimpin pengembangan kendaraan otonom di perusahaan AutoX (kini Tesor Auto) dan berperan dalam peluncuran taksi otonom Level 4 tanpa pengemudi di California, Amerika Serikat.

Sebelum diakuisisi Grab, Infermove telah mengantongi pendanaan sedikitnya USD 3,3 juta dari sejumlah investor, termasuk Miracle Plus. Pada 2024, perusahaan tersebut dinilai sekitar USD 33 juta dan tengah menjalani putaran pendanaan baru dengan valuasi diperkirakan mencapai minimal USD 50 juta.

Meski tergolong perusahaan rintisan muda, Infermove mencatat pertumbuhan bisnis yang pesat. Produk robot seri Carri telah digunakan oleh sejumlah platform besar di Tiongkok seperti Meituan, Ele.me, Sam’s Club, dan Dada milik JD.com. Perusahaan juga menjalankan proyek percontohan di luar negeri, termasuk di Singapura, Jepang, dan Australia.

MENARIK DIBACA:  Malaysia Luncurkan Platform Startup ASEAN Terpadu Dorong Ekonomi Digital Regional

Berdasarkan informasi keuangan yang diungkapkan mitra investornya, pendapatan Infermove melonjak dari RMB 100.000 pada 2023 menjadi RMB 10 juta pada 2025. Dengan lebih dari 1.000 pesanan yang belum terpenuhi, perusahaan memproyeksikan pendapatan menembus RMB 200 juta pada 2026.

Sumber internal Grab menyebutkan Chief Technology Officer Grab, Suthen Thomas, telah mengumumkan akuisisi tersebut dalam pertemuan global perusahaan. Infermove akan tetap beroperasi secara independen dengan tim pendiri yang sama, sementara Aaron Lu akan melapor langsung kepada CTO Grab.

Akuisisi ini dinilai sebagai langkah penting Grab dalam mendorong otomatisasi di jaringan layanan pengantaran dan mobilitasnya di Asia Tenggara. Analis industri menilai pasar robotika pengantaran last mile global diproyeksikan melampaui USD 20 miliar pada 2027, menjadikan teknologi AI sebagai faktor kunci daya saing platform logistik.

Grab, yang melantai di bursa Nasdaq sejak 2021 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 20 miliar, terus berinvestasi pada teknologi untuk mengoptimalkan layanan transportasi, pengantaran makanan, dan jasa keuangannya. Perusahaan menyatakan solusi Infermove akan melengkapi jaringan pengantaran Grab sekaligus mendorong pertumbuhan jangka panjang perusahaan robotika tersebut.