HO CHI MINH CITY, SINKAP.info — Sejumlah pakar menilai Vinhomes Green Paradise di Can Gio, Vietnam, sebagai salah satu aset properti branded real estate paling langka di dunia. Penilaian tersebut didasarkan pada penerapan konsep kota pesisir berbasis ESG++ (Environmental, Social, Governance plus regenerasi dan adaptasi iklim), yang secara global jumlahnya diperkirakan kurang dari satu persen dari total pasokan properti.
Dalam seminar bertajuk “Advancing to the Sea with ESG++ Mega-Cities: A Strategy for Sustainable Investment”, Wakil Direktur Vietnam Institute of Economics and World Economy, Dr. Le Xuan Sang, menyatakan bahwa aset properti berlabel global harus memenuhi empat kriteria utama, yakni lokasi unik, standar pengembangan tinggi, pasokan terbatas, serta narasi kuat yang diakui pasar internasional.
“Vinhomes Green Paradise memenuhi seluruh kriteria tersebut,” ujar Le Xuan Sang.
Ia menjelaskan, kawasan perkotaan terpadu ini menawarkan ekosistem lengkap yang memungkinkan penghuni menikmati berbagai aktivitas dalam satu lingkungan, mulai dari bekerja, berwisata, rekreasi, kesehatan, hingga hunian masa pensiun. Menurutnya, sangat jarang ditemukan kota pesisir berskala besar di Asia Tenggara yang memenuhi standar ESG++ sekaligus terhubung dengan infrastruktur berkecepatan tinggi dan didukung oleh metropolitan besar seperti Ho Chi Minh City.
Pandangan tersebut diperkuat Ketua Institute for Green Urban Science & Technology, Associate Professor Dr. Arsitek Hoang Manh Nguyen. Ia menyoroti keunggulan ekologis Can Gio yang memiliki karakter “berhutan di belakang dan menghadap laut”, kombinasi yang hampir mustahil direplikasi secara global dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan kota reklamasi pesisir berbasis ESG++ memerlukan biaya besar dan kompleksitas tinggi. Pengakuan Vinhomes Green Paradise oleh New7Wonders sebagai peserta resmi pertama dalam program “7 Wonders of Future Cities” dinilai menjadi bukti posisinya sebagai tolok ukur baru inovasi perkotaan dunia.
“Ini menempatkan Vinhomes Green Paradise sebagai aset properti yang benar-benar singular dan menjadi magnet bagi penghuni elite serta investor selektif,” ujarnya.
Dari sisi hukum dan kelembagaan, Wakil Ketua Dewan Universitas sekaligus Kepala Fakultas Hukum Ekonomi Universitas Hukum Hanoi, Associate Professor Dr. Nguyen Quang Tuyen, menyebut bahwa kekuatan properti brandedterletak pada kepastian hukum, perencanaan yang stabil, serta sistem pengelolaan profesional yang tahan terhadap perubahan kebijakan. Menurutnya, aspek tersebut menjadi keunggulan Vinhomes Green Paradise yang semakin diperkuat oleh reputasi Vingroup.
Para pakar juga menilai aset berbasis ESG++ memiliki prospek sebagai safe harbor jangka panjang. Hoang Manh Nguyen menyatakan bahwa kualitas hunian, lingkungan bersih, mobilitas baik, lanskap alami, serta fasilitas berkelas akan selalu mendorong kenaikan nilai properti secara berkelanjutan.
“Model kota ESG++ tidak hanya hijau secara visual, tetapi juga dalam energi, operasional, dan gaya hidup. Hal ini menjadikan Vinhomes Green Paradise berpotensi besar menjaga dan meningkatkan nilai aset dalam jangka panjang,” katanya.
Sejalan dengan itu, Le Xuan Sang menambahkan bahwa arus modal global kini bergerak ke aset yang mengedepankan pertumbuhan berkelanjutan dan ketahanan iklim. Pasokan kota pesisir berbasis ESG++ diperkirakan tetap sangat terbatas dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, sementara permintaan terus meningkat.
“Kondisi ini menjadikan aset ESG++ sebagai kategori blue chip, langka, bernilai tinggi, dan defensif terhadap siklus ekonomi,” ujarnya.
Nguyen Quang Tuyen menambahkan bahwa berbagai laporan internasional menunjukkan kawasan perkotaan berbasis ESG umumnya mencatatkan apresiasi nilai 25 hingga 30 persen, bahkan tumbuh 1,5 hingga dua kali lebih cepat dibandingkan wilayah non-ESG di sekitarnya.
Dengan karakteristik tersebut, para pakar menilai investasi di Vinhomes Green Paradise pada tahap awal memberikan keunggulan pasar primer bagi investor, sebelum nilai aset tersebut berkembang lebih luas di pasar global.







