Empat Cabang Lomba Diikuti Meranti, Bunda PAUD Tekankan Peran Guru Bentuk Generasi Emas

Kuansing64 Dilihat

KUANTAN SINGINGI, SINKAP.info – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, S.E., menghadiri Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (13/10/2026).

Kehadiran Ismiatun menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidik PAUD, sekaligus apresiasi atas dedikasi guru taman kanak-kanak (TK) dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi anak sejak usia dini.

Menurut Ismiatun, Porseni tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat solidaritas dan sportivitas antarguru se-Provinsi Riau.

“Porseni ini menjadi wadah bagi para pendidik TK untuk mengembangkan kreativitas, mempererat silaturahmi, dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Ia mengatakan, Kabupaten Kepulauan Meranti kembali berpartisipasi dalam kegiatan tahunan tersebut. Pada tahun ini, Meranti mengikuti empat dari delapan cabang perlombaan yang diselenggarakan.

“Alhamdulillah, Kepulauan Meranti setiap tahun masih terus hadir berpartisipasi dalam berbagai perlombaan. Tahun ini kita mengikuti empat cabang lomba. Semoga Kabupaten Meranti mendapatkan hasil yang terbaik,” kata Ismiatun.

MENARIK DIBACA:  PT Duta Kucing Kucingan, Pemuda dan Mahasiswa Kuansing Kecam Duta Palma

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Riau, Dra. Hj. Andrias Hariyanto, M.T., menekankan pentingnya keikhlasan, ketulusan, dan pengabdian para pendidik dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.

Ia juga mengajak Bunda PAUD kabupaten dan kota untuk terus memberikan perhatian, dukungan, serta memfasilitasi berbagai program pendidikan PAUD, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas guru TK.

Menurut Andrias, dukungan tersebut dapat menjadi sumber motivasi bagi para guru dalam menjalankan peran pentingnya mendidik generasi penerus bangsa.

“Bapak dan Ibu bukan sekadar pengajar, melainkan arsitek masa depan generasi emas Indonesia,” pesannya kepada para pendidik.

Ia menegaskan, keberhasilan Porseni tidak semata-mata diukur dari perolehan juara. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk menunjukkan potensi, memperkuat persaudaraan, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan sportivitas.

MENARIK DIBACA:  Pacu Jalur 2025 Diproyeksi Cetak Perputaran Uang Rp75 Miliar, Panitia Andalkan Sponsor

Senada dengan itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi menyampaikan bahwa pendidikan PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak sejak dini.

Guru PAUD, menurutnya, tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga membimbing anak untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan keberanian dalam mengekspresikan diri.

Melalui partisipasi dalam Porseni IGTKI-PGRI tingkat Provinsi Riau, para guru TK di Kepulauan Meranti diharapkan dapat memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.

Dukungan Bunda PAUD dan pemerintah daerah juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara guru, orang tua, dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Dengan penguatan kualitas pendidik dan kolaborasi berbagai pihak, pendidikan PAUD diharapkan menjadi fondasi yang kokoh untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan berdaya saing di masa depan.