Belasan SD dan SMP di Tebing Tinggi Direvitalisasi, Anggaran Pemerintah Pusat Capai Rp6,8 Miliar

Tebing tinggi187 Dilihat

TEBING TINGGI, SINKAP.info – Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara dalam program revitalisasi belasan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) pada 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, saat menghadiri kegiatan Peninjauan Sekolah Penerima Hasil Revitalisasi Tahun 2026 bersama Kemendikdasmen dan BPMP Sumut di SD Negeri 165735, Jalan Ir. H. Djuanda, Kelurahan Karya Jaya, Jumat (16/10/2026).

Dalam sambutannya, Iman menyampaikan bahwa bantuan revitalisasi tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Kami sangat terbantu dengan adanya dana revitalisasi dari pemerintah pusat serta jajaran pemerintah provinsi yang hadir dan terus mendukung Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Kami juga pemerintah daerah dengan anggaran yang terbatas, kami menerima bantuan ini dengan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Iman.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus diiringi dengan penyediaan fasilitas belajar yang memadai. Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman dan nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar.

“Lingkungan sekolah harus aman dan nyaman. Ini yang harus diterapkan oleh seluruh kepala sekolah di Kota Tebing Tinggi, dan semuanya harus berjalan sesuai regulasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tebing Tinggi, Muhammad Deni Saragih, menjelaskan bahwa SD Negeri 165735 memperoleh alokasi anggaran revitalisasi dari Kemendikdasmen sebesar Rp633 juta pada 2026.

MENARIK DIBACA:  Tebing Tinggi "Melayu" Walkot : Harus Ada Perjanjian Kerja Sama dengan Yayasan Kerapatan Zuriat Tebing Tinggi

Ia mengatakan, salah satu fokus perbaikan adalah mengatasi persoalan genangan air yang kerap terjadi di lingkungan sekolah ketika hujan deras. Untuk mengatasi masalah tersebut, posisi bangunan sekolah ditinggikan.

“Berdasarkan informasi sebelumnya, sekolah ini sering tergenang saat hujan. Karena itu, posisinya ditinggikan. Alhamdulillah, sejak selesai direhabilitasi, air tidak lagi menggenang meski turun hujan deras. Saat ini, SD Negeri 165735 menampung 212 siswa dengan 12 tenaga pendidik,” jelas Deni.

Selain peninggian bangunan, revitalisasi mencakup perbaikan enam ruang kelas untuk kelas I hingga VI, pengecatan ulang ruang administrasi, ruang kepala sekolah, toilet, serta satu unit rumah dinas.

Perbaikan fasilitas tersebut mendapat sambutan positif dari warga sekolah dan orang tua siswa. Mifta Rizki Amalia, salah satu orang tua siswa kelas III, mengaku perubahan lingkungan sekolah membuat anak-anak lebih bersemangat mengikuti kegiatan belajar.

“Fasilitas dan lingkungan sekolah yang baru ini membuat anak-anak lebih bersemangat. Kami sangat berterima kasih atas program pemerintah ini, sekolah kami menjadi jauh lebih baik,” tuturnya.

Apresiasi serupa disampaikan perwakilan Komite Sekolah, Abdul Halim Sinaga. Ia menilai, pemasangan sekat pada pagar belakang sekolah turut meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan belajar.

Setelah meninjau SD Negeri 165735, Wali Kota bersama rombongan melihat langsung sejumlah ruang kelas dan proses pembelajaran interaktif yang memanfaatkan perangkat smartboard.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke SMP Negeri 6 di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Pabatu.

MENARIK DIBACA:  Dua Kali Digerebek Polisi, Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak di Tebing Tinggi Masih Buron

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kemendikdasmen/BPMP Sumatera Utara sekaligus Penanggung Jawab Program (PIC), Arofah Mega Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan peninjauan merupakan bagian dari pengawalan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Program tersebut bertujuan mempercepat rehabilitasi dan renovasi infrastruktur pendidikan sekaligus mendorong digitalisasi sarana pembelajaran di sekolah-sekolah seluruh Indonesia.

“Melalui PHTC, gedung dan lingkungan sekolah diperbaiki agar nyaman digunakan, sementara digitalisasi dihadirkan melalui penyediaan perangkat interaktif digital di kelas,” terang Mega.

Ia juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menjaga fasilitas pendidikan yang telah dibangun melalui program pemerintah tersebut.

“Program ini dibiayai oleh uang masyarakat, sehingga harus kita dukung dan jaga bersama. Semoga seluruh sarana yang telah dibangun ini membawa berkah bagi kita semua,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, program revitalisasi sekolah di Kota Tebing Tinggi pada 2026 menyasar 12 unit SD dengan total anggaran Rp4.978.184.446 dan empat unit SMP dengan total anggaran Rp1.873.008.000.

Dengan demikian, total anggaran revitalisasi untuk 16 sekolah tersebut mencapai Rp6.851.192.446.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, para camat dan lurah se-Kecamatan Rambutan dan Padang Hulu, serta jajaran kepala sekolah SD Negeri 165735 dan SMP Negeri 6.