HAIKOU, SINKAP.info – Kota Sanya semakin memperkuat posisinya sebagai kandidat pusat industri yacht Asia Pasifik melalui penyelenggaraan sub-venue yacht dalam China International Consumer Products Expo ke-6 yang resmi dibuka pada 15 April 2026.
Pameran yang menjadi bagian dari ajang konsumsi terbesar di China itu menghadirkan lebih dari 90 produsen yacht dan perusahaan pendukung dari berbagai negara, termasuk Prancis, Italia, Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat. Sebanyak 200 unit yacht dari berbagai jenis dipamerkan dalam area seluas lebih dari 160.000 meter persegi, termasuk area perairan seluas 148.800 meter persegi.
Sejumlah merek yacht global ternama turut meramaikan pameran, seperti Lagoon, Azimut, Sunseeker, Bombardier, Bavaria, hingga Sea Ray. Bahkan, lima superyacht berukuran di atas 80 kaki menjadi daya tarik utama dalam ajang tersebut.
Selain dominasi merek internasional, pameran tahun ini juga menyoroti perkembangan pesat industri yacht domestik China. Sebanyak sembilan yacht buatan dalam negeri melakukan debut global, menawarkan desain yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen lokal serta harga yang lebih kompetitif.
Tema ramah lingkungan menjadi sorotan utama dalam pameran ini. Berbagai yacht berbasis energi baru, termasuk listrik, hibrida, hingga hidrogen, diperkenalkan sebagai bagian dari tren global menuju industri rendah karbon. Yacht listrik berbasis baterai lithium bahkan diklaim mampu beroperasi tanpa emisi, dengan tingkat kebisingan dan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan kapal berbahan bakar konvensional.
Pameran ini juga menghadirkan konsep gaya hidup terpadu dengan menggabungkan aktivitas berlayar dengan kuliner, memancing, hingga berkemah. Berbagai layanan seperti konsultasi lisensi yacht dan perdagangan yacht bekas turut disediakan untuk menarik minat masyarakat luas.
Sebagai tuan rumah, Sanya yang dikenal sebagai “Kota Seribu Yacht” terus mengembangkan infrastruktur dan ekosistem industri. Hingga kini, kota tersebut telah memiliki lima marina yacht dan mencatat rekor 225.600 perjalanan yacht pada tahun lalu.
Selain itu, kawasan pusat bisnis Sanya Central Business District telah menarik 124 perusahaan dalam rantai industri yacht, mulai dari desain, manufaktur, hingga layanan pendukung.
Dengan dukungan kebijakan kawasan perdagangan bebas Hainan, Sanya kini mempercepat pembangunan ekosistem terintegrasi yang mencakup pameran, perdagangan, dan pengalaman wisata berbasis yacht. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan Sanya sebagai pusat industri yacht di kawasan Asia Pasifik sekaligus pintu masuk bagi merek global ke pasar China.







