MERANTI, SINKAP.info — Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin melakukan monitoring ketersediaan bahan pokok serta pemantauan jalur arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan sembako, BBM, LPG, serta kesiapan transportasi dan pasokan listrik tetap aman guna mendukung kelancaran masyarakat menyambut dan menjalani mudik lebaran.
Peninjauan diawali di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang. Dari hasil pemantauan, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kondisi pelabuhan dalam keadaan baik dan siap melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Alhamdulillah sejauh ini kondisinya sangat baik. Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang siap menerima masyarakat kita yang akan mudik lebaran tahun ini,” ujar Muzamil.
Ia juga mengapresiasi pihak Pelindo, KSOP, serta instansi terkait yang telah melakukan koordinasi dalam mempersiapkan pelayanan transportasi laut menjelang musim mudik.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong kemungkinan penambahan armada kapal guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan mulai terjadi pada H-5 Lebaran.
“Kami juga membahas kemungkinan penambahan armada kapal, karena diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang mulai H-5. Pihak KSOP, Pelindo dan Dinas Perhubungan akan berkoordinasi dengan para agen kapal,” jelasnya.
Selanjutnya, Wakil Bupati bersama rombongan meninjau sejumlah titik distribusi kebutuhan masyarakat, di antaranya Gudang Sembako Sinjaya, Mini Market Hemart, serta SPBU di Jalan Imam Bonjol Selatpanjang.
Saat meninjau Gudang Sinjaya, Muzamil menyampaikan bahwa stok bahan pokok menjelang lebaran masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Bahkan kapal pengangkut logistik terus berdatangan untuk menambah persediaan sebelum dan sesudah lebaran.
“Alhamdulillah sampai saat ini stok bahan pokok masih banyak. Dari perhitungan kita, ketersediaannya tercukupi, harga juga masih stabil dan kualitas barangnya baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para pengusaha dan distributor yang dinilai telah membantu menjaga stabilitas pasokan serta harga kebutuhan pokok di Kepulauan Meranti.
Selain sembako, Wakil Bupati turut mengecek kondisi pasokan listrik dari PLN. Berdasarkan hasil pengecekan, daya listrik di Selatpanjang saat ini dalam kondisi surplus sekitar enam megawatt.
“Mesin PLN semuanya sudah berjalan dengan baik. Bahkan kita surplus sekitar enam megawatt. Hanya di wilayah Tanjungsamak ada kerusakan yang sedang diperbaiki dan kami sudah meminta agar segera dicari spare part-nya,” kata Muzamil.
Ia menambahkan, apabila diperlukan, mesin pembangkit dari Selatpanjang dapat dipindahkan sementara guna membantu memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Tanjungsamak.
Sementara itu, untuk ketersediaan LPG, stok dinilai aman bahkan diperkirakan terdapat tambahan sekitar tiga ribu tabung untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Idulfitri.
“Stok LPG juga terjamin. Bahkan perhitungan kita nanti ada lebih sekitar tiga ribu tabung untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan,” jelasnya.
Menurutnya, potensi peningkatan konsumsi tahun ini juga dipengaruhi momentum Ramadan dan Idulfitri yang beririsan dengan perayaan Imlek serta tradisi sembahyang kubur masyarakat Tionghoa.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga meninjau Hemart Mini Market di Jalan Teuku Umar Selatpanjang. Ia mengingatkan pengelola untuk menjaga ketersediaan stok, kualitas barang, serta stabilitas harga agar masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman.
“Kami sudah menegaskan kepada pengusaha agar menjaga stok barang tetap cukup, memastikan kualitasnya baik, dan tidak ada lonjakan harga,” ujarnya.
Monitoring kemudian dilanjutkan ke SPBU di Jalan Imam Bonjol Selatpanjang untuk memastikan ketersediaan BBM. Dari hasil pengecekan, stok BBM dinyatakan aman bahkan berlebih.
“Sampai hari ini stok BBM masih aman bahkan lebih. Pada tanggal 11 nanti akan datang lagi sekitar 300 kiloliter untuk menambah persediaan,” ungkapnya.
Ia juga meminta pihak SPBU mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengoperasikan seluruh pompa bahan bakar guna menghindari antrean panjang.
“Kami berharap pelayanan tetap berjalan baik, stok terjaga, dan harga tetap stabil. Jika ada kendala, segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda,” pungkasnya.







