Vietnam Bangun PLTG Raksasa, Gandeng GE Vernova Target Operasi Tahun 2030

Bisnis, GLOBAL39 Dilihat

HANOI, SINKAP.infoVinEnergo Energy Joint Stock Company, anak usaha dari Vingroup, resmi menandatangani perjanjian pemilihan teknologi dengan GE Vernova untuk pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga gas (LNG) di Hai Phong.

Kesepakatan tersebut mencakup penyediaan turbin gas dan generator berteknologi tinggi yang akan digunakan pada proyek pembangkit listrik berskala besar tersebut. Proyek ini ditargetkan menjadi pembangkit listrik berbahan bakar gas terbesar di Vietnam, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional dan transisi menuju ekonomi hijau.

Penandatanganan kerja sama berlangsung dalam ajang The Energy of Change Summit 2026 di Hanoi, yang dihadiri oleh pejabat pemerintah serta ratusan organisasi dari sektor energi global. Pemerintah Vietnam melalui Kementerian Perindustrian dan Perdagangan turut menyaksikan langsung kesepakatan tersebut.

MENARIK DIBACA:  VinFast Perluas Jaringan Bengkel Resmi di Indonesia, Tambah 181 Lokasi Layanan

Chief Executive Officer VinEnergo, Nguyen Anh Khoa, menyatakan bahwa kerja sama ini akan memastikan efisiensi operasional sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap pengurangan emisi dan pengembangan energi berkelanjutan.

Di sisi lain, President & CEO Gas Power Asia GE Vernova, Ramesh Singaram, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam menghadirkan teknologi energi yang lebih efisien dan rendah emisi di kawasan Asia.

Dalam tahap pertama proyek, GE Vernova akan memasok dua turbin gas tipe 9HA.02 dan dua generator H78 dengan total kapasitas mencapai 1.600 megawatt (MW). Teknologi turbin tersebut dikenal memiliki efisiensi tinggi, kemampuan startup cepat, serta fleksibilitas dalam penggunaan bahan bakar, termasuk potensi penggunaan hidrogen hingga 50 persen, dengan rencana pengembangan menuju 100 persen di masa depan.

MENARIK DIBACA:  Cathay Perluas Penawaran Gaya Hidup di Malaysia dengan Kemitraan Mitsui Mall

Pembangkit listrik LNG Hai Phong ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2030. Proyek ini diharapkan menjadi salah satu fasilitas pembangkit listrik berbasis gas paling maju di dunia, sekaligus mendukung transformasi energi Vietnam menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.