Four Seasons Bali at Sayan Hadirkan Wajah Baru Berbasis Desain Berkelanjutan Juli 2026

Lifestyle, Wisata28 Dilihat

BALI, SINKAP.info – Terkenal dengan arsitektur ikonik berbentuk “mangkuk nasi melayang”, Four Seasons Resort Bali at Sayan mengumumkan transformasi terbaru pada unit suite mewah dan area kulinernya. Mengusung konsep keberlanjutan, penyegaran ini dijadwalkan rampung dan siap menyambut tamu pada Juli 2026.

Bekerja sama dengan firma desain perhotelan terbesar di dunia, Hirsch Bedner Associates (HBA), resor peraih Forbes Five-Star ini melakukan penataan ulang yang berakar pada harmoni dan warisan budaya Bali.

Evolusi Desain di Lembah Ayung

Penyegaran ini mencakup tujuh unit akomodasi kelas atas, yang terdiri dari lima Premier Duplex Suites dan dua Family Premier Suites. Selain itu, dua area ikonik yakni Ayung Terrace (restoran dengan pemandangan hutan) dan Jati Bar juga mendapatkan pembaruan pada furnitur dan skema warna.

“Desain baru ini menghormati warisan arsitektur kami sekaligus memberikan penghormatan lebih dalam kepada alam yang menjadi rumah kami,” ujar Tim Churchmack, Resort Manager Four Seasons Resort Bali at Sayan (9/3/2026).

MENARIK DIBACA:  “Fajar” Kolaborasi Tanita dan Nugie Jadi OST Film Seribu Bayang Purnama

Inspirasi Khas Ubud dan Teknologi Pintar

HBA memadukan elemen desain yang sudah ada dengan tekstil khas Bali untuk menciptakan nuansa seni lokal yang kental. Kain-kain berwarna bumi yang terinspirasi dari persawahan Ubud dipadukan dengan kayu gelap yang elegan.

Meski tetap mempertahankan estetika klasiknya, setiap unit kini dilengkapi dengan fitur smart home seperti pencahayaan LUTRON untuk memberikan kemudahan kontrol lingkungan kamar bagi para tamu.

Komitmen Terhadap Lingkungan

Salah satu poin utama dalam transformasi ini adalah prinsip keberlanjutan (sustainability):

  • Efisiensi Energi: Penggunaan lampu LED hemat energi dan unit AC dengan refrigeran ramah lingkungan.

  • Material Berkelanjutan: Mengutamakan perbaikan dan penggunaan kembali material yang ada guna mengurangi limbah bangunan.

  • Sumber Lokal: Pengadaan material baru diprioritaskan dari sumber lokal untuk mendukung ekonomi daerah dan mengurangi jejak karbon.

MENARIK DIBACA:  Sawah Terasering Hani, Warisan Dunia yang Memadukan Alam dan Teknologi Leluhur

Era Baru Pengalaman Kuliner

Di Ayung Terrace, suasana baru dihadirkan melalui sofa abu-abu mewah yang menghadap ke sungai serta meja bermaterial marmer. Sementara itu, Jati Bar kini tampil lebih segar dengan nuansa hijau alami dan abu-abu, menciptakan suasana yang lebih intim bagi para penikmat koktail.

Transformasi ini menyusul rentetan prestasi gemilang resor tersebut, termasuk peraihan Michelin Key pada tahun 2025 serta penghargaan untuk Sacred River Spa dan daftar anggur di Ayung Terrace. Dengan wajah baru ini, Four Seasons Sayan memperkuat posisinya sebagai destinasi luxury yang memadukan modernitas dengan napas spiritualitas Bali.