SELATPANJANG, SINKAP.info – Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Sopandi, menggelar rapat bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, Senin (9/2/2026).
Rapat tersebut turut didampingi Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzammil Baharuddin bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Dalam pertemuan itu, Sopandi menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Pulau Rangsang.
Sopandi menjelaskan, masyarakat Pulau Rangsang hingga kini masih menghadapi keterbatasan pembangunan infrastruktur, baik dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat. Salah satu persoalan utama yang disampaikan adalah abrasi pantai yang semakin mengkhawatirkan.
“Pulau Rangsang berbatasan langsung dengan Selat Melaka dan Selat Air Hitam. Hampir setiap tahun terjadi abrasi yang cukup parah, bahkan mencapai sekitar satu kilometer garis pantai yang terkikis ombak,” ujar Sopandi.
Ia menyebutkan, kondisi abrasi paling parah terjadi di sejumlah desa, seperti Desa Tanah Merah, Tanjung Kedabu, dan Tenggayun Raya di Kecamatan Rangsang Pesisir. Menurutnya, jika tidak segera ditangani, abrasi tersebut dapat mengancam permukiman warga dan keberlanjutan wilayah pesisir.
Selain abrasi, Sopandi juga menyoroti minimnya pembangunan infrastruktur jalan di Pulau Rangsang. Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan terluar seperti Kepulauan Meranti.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur di Pulau Rangsang. Daerah kepulauan memiliki potensi besar, terutama di sektor ketahanan pangan, pertanian, dan perikanan, namun sangat membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai,” katanya.
Ia menambahkan, pemerataan pembangunan antara wilayah kepulauan dan daratan utama perlu menjadi perhatian serius agar masyarakat di daerah terluar dapat menikmati hasil pembangunan secara adil.
“Harapan kami, infrastruktur di Kepulauan Meranti bisa berkembang seperti di Pulau Jawa, sehingga kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan nelayan, dapat meningkat,” pungkas Sopandi.
Melalui rapat bersama Bappenas tersebut, Sopandi berharap aspirasi masyarakat Pulau Rangsang dapat ditindaklanjuti dan masuk dalam perencanaan pembangunan nasional ke depan.







