BANGKOK, SINKAP.info – Perusahaan konsultan manajemen global Kearney bersama firma pencarian eksekutif internasional Egon Zehnder resmi meluncurkan IGNITE Thailand, sebuah komunitas pengembangan kepemimpinan perempuan profesional di Thailand. Program ini bertujuan membuka potensi dan mempercepat lahirnya generasi baru pemimpin perempuan lintas industri.
Peluncuran IGNITE Thailand melibatkan dewan penasihat yang terdiri dari para pemimpin perempuan paling berpengaruh di Thailand. Inisiatif ini hadir di tengah masih terbatasnya representasi perempuan dalam posisi kepemimpinan strategis. Saat ini, hanya sekitar 19 persen kursi dewan direksi di Thailand yang diisi perempuan, jauh di bawah rata-rata Eropa yang mencapai 30–40 persen.
Berdasarkan studi Kearney dan Egon Zehnder bertajuk Empowering Women: A Collection of Thoughts from Women Leaders to Advance the Workplace, mentoring dan coaching menjadi bentuk pengembangan profesional yang paling dibutuhkan oleh perempuan di Asia Tenggara. Namun, berbagai hambatan masih dihadapi, termasuk keterbatasan waktu serta minimnya dukungan organisasi.
Acara peluncuran IGNITE Thailand yang digelar di The Ritz-Carlton, Bangkok, pada Oktober 2025 lalu, dihadiri lebih dari 30 mentor dan mentee dari berbagai perusahaan terkemuka nasional dan multinasional. Forum ini mempertemukan pemimpin perempuan lintas sektor sebagai refleksi wajah Thailand masa kini dan masa depan.
Dalam sambutannya, Penasihat Senior Kearney Thailand, Janewit Kraprayoon, membuka acara dengan doa hening untuk mengenang mendiang Ratu Sirikit, yang dikenal luas atas dedikasinya dalam memajukan peran perempuan Thailand.
Anggota Dewan Penasihat IGNITE Thailand sekaligus Presiden dan CEO Central Pattana, Wallaya Chirathivat, menegaskan bahwa IGNITE Thailand bukan sekadar program, melainkan sebuah platform kolaboratif lintas industri.
“IGNITE Thailand dibentuk untuk memberdayakan dan menghubungkan pemimpin perempuan. Ketika perempuan maju, masyarakat juga akan maju,” ujarnya.
IGNITE Thailand dipandu oleh 13 anggota dewan penasihat yang berasal dari berbagai sektor strategis, termasuk perbankan, energi, asuransi, manufaktur, dan teknologi. Program perdana ini juga melibatkan 16 mentor dan 22 mentee dari perusahaan besar seperti Central Group, CP Group, Siam Commercial Bank, SEA Group, Bangchak Corporation, Coca-Cola, ThaiBev, Microsoft, Unilever, hingga Asian Development Bank.
CEO Muang Thai Insurance sekaligus anggota dewan penasihat IGNITE Thailand, Nualphan Lamsam, menyebut program ini berperan penting dalam mendorong lebih banyak perempuan menduduki posisi C-level di Thailand.
Sementara itu, Koordinator IGNITE Thailand dan Principal Kearney Thailand, Leona Manoonpong, menjelaskan bahwa program ini dibangun di atas lima pilar R.A.I.S.E., yakni Recognize, Advocate, Share, Support, dan Empower, yang berfokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan perempuan secara berkelanjutan.
Diskusi panel yang dipandu Partner Egon Zehnder, Henny Purnamawati, turut menggali kisah inspiratif para anggota dewan penasihat serta tantangan umum yang dihadapi perempuan dalam perjalanan karier profesional mereka.
Menutup rangkaian acara, Partner Kearney, Siddharth Pathak, menegaskan komitmen Kearney dalam mendukung keberlanjutan IGNITE Thailand, termasuk rencana pengembangan program sepanjang 2026.
Melalui IGNITE Thailand, Kearney dan Egon Zehnder berharap dapat memperkuat ekosistem kepemimpinan perempuan dan mendorong kemajuan sosial-ekonomi yang lebih inklusif di Thailand.







